oleh

Ribuan PTSL Lamban, BPN Tangsel Pekan Ini Dipanggil Dewan

Kabar6-DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti tugas pokok dan fungsi Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. Dewan banyak mendapat laporan pengajuan warga dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak 2017 lalu banyak yang mandeg.

“Kepala BPN ngapain aja,” kata Koordinator Komisi 1 Bidang Tata Pemerintahan DPRD Kota Tangsel, Drajat Sumarsono, Minggu (29/8/2021).

Ia heran padahal setiap tahun APBD mengucurkan dana segar untuk hibah BPN Kota Tangsel. Mata anggaran fasilitasi sertifikasi lahan itu nilainya mencapai miliaran rupiah.

“Pekan ini akan kita panggil pimpinan BPN,” tegas politikus asal PDI Perjuangan itu. Drajat ingin mendengar alasan program PTSL di Kota Tangsel lamban.

“Berdasarkan keterangan dari para Camat, jumlah sertifikat tanah yang belum jadi se-Tangsel sekitar 3000 sampai 4000-an,” ujar Drajat.

**Baca juga: Ajukan PTSL 2017, Warga Tangsel Ngaku Dipungut Sejuta Belum Jadi

Ia mengaku iba melihat kondisi warga yang sudah bertahun-tahun harus menunggu sertifikat lahan miliknya terbit. Apalagi masyarakat yang semakin terhimpit beban ekonomi pada masa pandemi Covid-19.

“Kan sertifikat sangat bermanfaat. Mungkin bisa dijadikan agunan,” terang Drajat.(yud)

Berita Terbaru