oleh

Revitalisasi Dilanjut April 2021, Pedagang Pasar Ciputat Kecewa

Kabar6-Perkumpulan Pedagang Pasar Ciputat (P3C) sambangi Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk menyampaikan aspirasi terkait lambatnya revitalisasi Pasar Ciputat.

Selain itu, P3C juga datang guna menyampaikan keresahan karena penurunan omzet yang sangat signifikan ketika menempati Plaza Ciputat sebagai tempat relokasi sementara.

Ketua P3C Yuli Sarlis menyebut, pada pertemuan diatas dengan Asisten Daerah 1 Kota Tangsel Rahmat Salam, serta perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Bangunan, pembangunan itu akan dilanjutkan pada pertengahan April 2021.

“Permintaan kami Bulan April sudah bisa menempati Pasar Lama Ciputat yang sedang direvitalisasi. Ini dari mereka bilang, pertengahan April baru dimulai lagi pembangunannya,” ujarnya kepada Kabar6.com di Balai Kota Tangsel, Ciputat, Rabu (24/2/2021).

Yuli sangat menyesali lambatnya revitalisasi itu, dan dirinya sangat bertamya mengapa baru dimulai pembangunannya kambali, dan tidak dari awal tahun 2021.

Yuli juga menyesalkan target dari penyelesaian revitalisasi yang dijanjikan selesai 8 bulan tidak tepat waktu. Dan kini, menurut Yuli, sudah 7 bulan berjalan proyek revitalisasi ini.

“Sekarang sudah berjalan tujuh bulan, sudah tidak ada yang kerja. Sementara Blok A belum diapa-apain,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama salah seorang pedagang Fery Febriano menganggap Pemkot Tangsel seharusnya hadir memberikan solusi kepada masyarakat.

“Pemerintah itu ada kan karena rakyat. Harusnya saat begini mereka (Pemkot Tangsel) memberikan solusi, bukan menyiksa rakyat. Kalau tuntutan kita belum ada jawaban, kami akan unjuk rasa,” tutur Fery Febriano.

**Baca juga: 22 Orang di Puskesmas Jombang Terpapar Covid-19, Pelayanan Persalinan Dialihkan

Dikonfirmasi terpisah, Asisten Daerah (Asda) I Pemkot Tangsel Rahmat Salam menyebut para pedagang yang hadir, menginginkan perpindahan ke Pasar Ciputat. Pihaknya, tambah Rahmat, akan segera berkoordinasi dengan Wali Kota.

“LTuntutan ini kita catat dan kami sampaikan ke pimpinan (Wali Kota Tangsel, red). Mudah-mudahan pimpinan dalam waktu dekat mencari solusi untuk permasalahan ini,” tutupnya.(eka)

Berita Terbaru