oleh

Restoran dan Reklame Lumbung PAD Tangsel

Kabar6–Dari enam sektor pendapatan terbesar di Tangsel, dua diantaranya, yaitu bidang usaha restoran dan reklame ditetapkan sebagai sektor menyumbangkan PAD terbesar.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKAD) Uus Kusnadi mengatakan, dalam enam sektor pendapatan penyumbang PAD itu, terdapat sekitar 2.000 usaha.

“Hingga kini tercatat data resmi untuk sektor restoran ada 409 unit dan reklame sebanyak 1.267 titik yang tersebar di tujuh kecamatan. Sementara untuk sektor hotel, hiburan, parkir dan air tanah bergerak dinamis,” kata Uus.

Sektor lain yang tidak kalah penting memberikan pemasukan tinggi bagi Tangsel adalah sektor jasa perhotelan. “Tahun mendatang hotel di Tangsel akan kembali bertambah menjadi enam unit. Penambahan ini tentunya berpengaruh terhadap PAD mendatang,” paparnya.

Namun demikian, Uus tidak memungkiri masih banyak tempat usaha yang melanggar ketentuan. Kondisi ini tentunya akan ditindak tegas Pemkot Tangsel.

“Bahkan, jika ada yang keberatan soal tindakan tegas yang kami berikan, Pemkot Tangsel siap menghadapi gugatan perdata para wajib pajak yang melanggar,” imbuhnya.

Sejauh ini, pihaknya memang telah memasang sticker berukuran besar di lokasi tempat usaha yang melanggar ketentuan tersebut beroperasi.

Sticker pemberitahuan dan peringatan ini dipasang bagi para pengemplang pajak yang sudah diberikan tenggat waktu hingga tiga kali tapi tetap membandel.(Iqmar)

Berita Terbaru