oleh

Repot! Punya Wajah Mirip Marilyn Monroe Sebabkan Wanita Inggris Ini Dapat Ancaman Pembunuhan

Kabar6-Model sekaligus influencer asal Inggris bernama Leylah Dobinson (23) yang dinilai berpenampilan mirip Marilyn Monroe ternyata mengalami hal yang kurang mengenakkan.

Dobinson mengatakan, dirinya tidak asing dengan ujaran kebencian online, bahkan ancaman pembunuhan, dari orang-orang yang memanggilnya ‘palsu’ dan ‘narsisis’. Melansir Newsbreak, wanita itu telah mengunggah foto dirinya dan foto Marilyn Monroe dengan tatanan rambut pirang keriting ikonis ke akun media sosial milik Dobinson, tapi tidak semua orang terkesan dengan citranya.

“Itu terjadi beberapa kali di mana akun yang tidak dikenal akan mengirimi saya pesan yang mengatakan, ‘Kamu pantas mati’ atau ‘Kamu jelek,’ tapi itu tidak mengganggu saya,” kata Dobinson. ** Baca juga: Tantang Industri Kecantikan, Seorang Wanita Inggris Sengaja Punya ‘Alis Raksasa’

“Itu hanya mendorong saya untuk berbuat lebih banyak, tanpa para pembenci, saya tidak akan mendapatkan apa-apa. Biasanya saya bahkan tidak membukanya (pesan ujaran kebencian),” lanjut Dobinson. “Saya tidak ingin sepenuhnya jadi dirinya (Monroe). Ia menginspirasi saya sebagai pribadi.”

Dobinson pun mengklarifikasi perbandingan figurnya dengan legenda Hollywood tersebut. “Ketika seseorang mengatakan Anda terlihat mirip dengan ikon sepertinya, itu pujian, dan saya mungkin juga menggunakannya dan melihat ke mana perginya,” kata Dobinson lagi.

Meski menghadapi pesan yang menyakitkan, Dobinson mengatakan mereka jarang merusak harinya. Pada 2019, ia mulai serius jadi model dan pada 2020 mendapat pemotretan berbayar pertamanya. Jika ada, kebencian online justru membuatnya lebih sadar akan kesuksesannya sebagai model.

“Saya selalu jadi orang yang percaya diri dan berpikiran kuat, jadi menerima pesan-pesan ini telah membuat saya menyadari seberapa jauh yang saya dapatkan dengan karier modeling saya sekarang, itu benar-benar menjengkelkan orang-orang yang saya cintai. Itu mengganggu orang, yang berarti saya diperhatikan,” katanya. “Saya pikir itu juga masalah kecemburuan.” (ilj/bbs)