oleh

Remaja yang Terlalu Banyak Melihat Layar Gadget Tidak Bahagia

Kabar6-Saat ini banyak dijumpai remaja yang ‘sibuk’ dengan gadgetnya dan terus menerus menatap layar gadget tanpa mempedulikan sekitarnya. Padahal diketahui, terlalu banyak melihat layar gadget dapat membahayakan kesehatan karena akan mempengaruhi mata dan gaya hidup.

Waktu yang dihabiskan untuk melihat layar gadget telah menjadi salah satu faktor meningkatnya obesitas pada anak. Bagaimana solusinya? Melansir Sindonews, langkah pertama adalah memahami berapa banyak waktu yang harus Anda habiskan untuk melihat layar dalam sehari. Sebuah studi yang dilakukan tahun lalu dan diterbitkan dalam jurnal Emotion, menemukan bahwa remaja yang terlalu banyak melihat layar gadget tidak bahagia.

Di sisi lain, remaja yang memiliki waktu layar rendah yaitu satu jam atau bahkan lebih rendah relatif jauh lebih bahagia daripada mereka. Ketidakbahagiaan itu terkait dengan penggunaan media sosial, khususnya, karena melihat kehidupan orang lain yang sedang terjadi mungkin membuat orang merasa buruk dengan kehidupan mereka.

Namun, karena waktu yang dihabiskan orang di media sosial adalah bagian dari waktu layar, akan aman untuk menarik kesimpulan bahwa kelebihan waktu layar dapat menyebabkan ketidakbahagiaan.

Penelitian ini menemukan, remaja yang paling bahagia menggunakan layar kurang dari satu jam sehari, dan menghabiskan lebih banyak waktu bermain, olahraga, berinteraksi dengan teman dan keluarga secara langsung. Sementara batasan waktu untuk melihat layar gadget atau menggunakan media sosial adalah tergantung.

Untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun, mereka tidak boleh menggunakan layar sama sekali, kecuali mungkin ketika mereka melihat orangtua, kakek, nenek atau kerabat mereka melalui panggilan video.

Berapa lama waktu melihat layar dan menggunakan media sosial juga tergantung pada jenis konten yang sedang dikonsumsi. Jika seseorang memiliki pekerjaan penuh waktu yang mengharuskan mereka menggunakan layar, misalnya, penulis, maka mereka tidak punya banyak pilihan selain menghabiskan berjam-jam di layar.

Namun, bagi orang yang hanya menelusuri aplikasi media sosial tanpa tujuan, satu jam sepanjang hari sudah lebih dari cukup. Efek dari media sosial sebagian besar datang menyamar sebagai efek dari waktu layar. ** Baca juga: Ketahui 8 Jenis Jatuh Cinta yang Dialami Pria

Penelitian telah menunjukkan bahwa penyebab utama dalam efek negatif dari waktu layar adalah media sosial. Tidak hanya membuat seseorang tidak bahagia karena banyak alasan, tetapi juga salah satu kegiatan yang paling membuat ketagihan yang dilakukan orang di layar.(ilj/bbs)

Berita Terbaru