oleh

Realisasi PAD Sektor Pasar di Lebak Semester I Capai 49 Persen

Kabar6-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak mencatat, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar pada semester I tahun ini mencapai 49 persen.

“Awal Juli ini kita di angka 49 persen, dan mudah-mudahan akhir bulan sudah 50 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp3,2 miliar,” kata Kepala Disperindag Lebak, Orok Sukmana, kepada Kabar6.com, di Gedung Setda Lebak, Rangkasbitung, Selasa (19/7/2022).

Pendapatan daerah dari sektor pasar, ujar Orok, meliputi retribusi pasar (Salar), jasa usaha dan Kemetrologian atau pelayanan tera ulang. Khusus untuk Kemetrologian sudah surplus di angka 60 persen.

“Ini dari 13 pasar tradisional yang tersebar di Lebak. Sistem penarikannya masih manual, hanya Pasar Rangkasbitung saja yang sudah mulai dengan digitalisasi walaupun memang belum maksimal tapi terus kita dorong bisa semua,” terang Orok.

**Baca juga: Lusa, Tanjakan Tajur Lebak Dibuka untuk Kendaraan Kecil

Orok menjelaskan, digitalisasi yang terus didorong agar bisa diterapkan di seluruh pasar bertujuan meningkatan PAD serta mencegah kebocoran retribusi yang masuk ke kas daerah.

“Iya untuk meminimalisir kebocoran-kebocoran. Jadi kalau sudah non tunai enggak ada lagi petugas yang pegang uang cash, enggak ada istilah hilang atau kurang,” katanya.(Nda)