Razia, Polresta Tangerang Amankan 10 Terduga Orang Gila

Orang Gila
Salah seorang terduga gila saat dsimankan polisi.(bam)

Kabar6-Jajaran petugas Polres Kota (Polresta) Tangerang menggelar razia orang gila diwilayahnya, Rabu (14/2/2018).

Ya, razia digelar sebagai langkah antisipasi menyusul maraknya isu penganiayaan ulama atau ustad yang dilakukan orang gila, di sejumlah wilayah.

Razia kali ini, bahkan dipimpin langsung oleh Kapolresta Tangerang, Kombes Pol H.M Sabilul Alif, bekerjasama dengan pihak Satuan Polisi Pamong PRaja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang.

“Dalam razia kali, ada 10 terduga orang gila yang terjaring, terdiri dari 6 pria dan 4 wanita,” ujar Kapolresta, Sabilul Alif.

Kemudian, ke 10 terduga orang gila itu dibawa dan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) guna didata dan dipastikan terkait status kejiwaan mereka.

“Razia ini juga untuk mengurangi tensi keresahan masyarakat. Selain itu, kami juga ingin membuktikan bila isu yang beredar belakangan ini adalah tidak benar alias hoaks,” ujar Kapolresta.

Dijelaskan Kapolresta, meski ada 10 terduga orang gila yang terjaring razia dan diamankan, namun bukan berarti terduga orang gila dimaksud membuat keresahan.

“Adanya terduga orang gila yang kami amankan, Bukan berarti mereka membuat kekerasan, tapi mleiankan juga untuk mengamankan mereka dari kemungkinan amuk warga,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, isu adanya penyerangan pemuka agama oleh orang gila yang mencuat belakangan ini, memicu sebagian masyarakat menjadi paranoid.
Dan, kata Kapolres, kondisi itu dikhawatirkan bisa memicu potensi kemarahan dan dikhawatirkan warga akan bertindak sendiri kepada orang yang dicurigai mengalami gangguan jiwa.

Padahal, lanjut Kapolres, isu itu sengaja dihembuskan untuk membuat resah masyarakat dan mengganggu keamanan dan ketertiban diwilayah.**Baca juga: Begini Cara Pintar Kapolresta Tangerang Hadapi Isu Hoaks.

“Meski mengalami gangguan jiwa, mereka tetap manusia, untuk itu kita juga harus perlakukan mereka dengan layak,” ujarnya.**Baca juga: MUI: Ulama Harus Bersatu Waspadai Isu Penganiayaan.

Kapolres juga berharap, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan berkembangnya isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.**Baca juga: Forkominda, Bupati Zaki Ajak Ulama Jaga Kerukunan dan Keutuhan.

“Tentunya kami akan menindak tegas terhadap siapa saja yang menyebarkan informasi yang tidak benar yang dapat menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. Bila menemukan hal yang mencurigakan, maka sebaiknya segera laporkan kepada kami,” ujarnya.(Bam)