oleh

Ratusan TNI & Warga Keruk Sungai Cisadane Secara Manual

Kabar6-Ratusan anggota TNI dari Kodim Tangerang membaur bersama warga mulai melakukan pengerukan Sungai Cisadane, Kamis (6/9/2012). 

Pengerukan Sungai Cisadane ini dilakukan secara manual, guna mengeluarkan lumpur yang mengendap hingga menyebabkan terjadinya sendimentasi (pendangkalan) sungai.

“Pengerukan kami fokuskan pada titik bendungan pintu air sepuluh, yang menjadi ousat pengaturan air Sungai Cisaadane,” ujar Letkol Danny Wardhana, selaku Komandan Kodim Tangerang.

Menurut Danny, pihaknya sengaja mengajak warga untuk turun ke Sungai Cisadane, menyusul semakin parahnya dampak kekeringan terjadi beberapa bulan terakhir.

Sementara, Tamrin (30) salah seorang warga yang ikut dalam aksi gotong royong tersebut mengaku, bahwa kemarau panjang yang terjadi sudah mulai berdampak pada mengeringnya sumur air bawah tanah.

“Kami sangat berharap hujan bisa segera turun. Karena, saat ini sumber air warga sangat bergantung pada debit air Sungai Cisadane, yang diolah oleh PDAM dan disalurkan hingga ke rumah warga,” ujar Tamrin.

Sementara, Direktur Utama PDAM Tirta BEnteng, Ahmad Marju Kodri mengaku bahwa kemarau panjang yang terjadi telah mengakibatkan menyusutnya debit air Sungai Cisadane hingga 50 persen.

“Kalau kemarau ini terus berlarut, bukan tidak mungkin akan berdampak pada operasional PDAM TB. Karena, sumber air baku PDAM TB sangat bergantung pada Sungai Cisadane,” ujar Kodri lagi.(rani)

Berita Terbaru