oleh

Ratu Tatu-Panji Maju Lagi di Pilkada Serang, Bagaimana Jejak Korupsinya?

Kabar6- PDI Perjaungan merekomendasikan Ratu Tatu Chasanah dan Panji Tirtayasa untuk kembali berpasangan dalam Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Serang, Banten. Keduanya merupakan pasangan lama di periode pertamanya tahun 2016-2021. Panji yang merupakan kader PDIP di ajukan kembali menemani Tatu untuk periode 2021-2026.

Ratu Tatu Chasanah juga mengikuti penjaringan ke berbagai parpol, yakni Gerindra, PAN, Demokrat, PDIP, dan PKB. Sedangkan diluar PDIP, ada DPP PBB yang telah memutuskan untuk mendukung Ratu Tatu Chasanah kembali maju dalam Pilkada di Kabupaten Serang tahun 2020 ini.

Ratu Tatu merupakan adik dari Ratu Atut Chosiyah, mantan Gubernur Banten dan juga kakak dari Tubagus Chaeri Wardhana (TCW) yang menjadi pesakitan di KPK. Nama Tatu pun disebut terlibat dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Wawan.

“Yang saya tahu, hanya Tatu yang berurusan dengan KPK, yakni terkait kasus TPPU yang menjerat TCW. Dalam dakwaan TCW, eksplisit terdapat nama Tatu Chasanah sebagai salah seorang penerimanya, sebesar Rp 4,5 milyar,” kata pengamat politik dari US Politica, Uday Syuhada, saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya pada Kamis, (20/02/2020).

Uday pun berharap KPK segera menyelesaikan kasus TPPU Wawan alias TCW, agar seluruh kasus korupsi di Banten dapat segera terbuka dengan jelas. Berbeda kondisinya degan Tatu, menurut Uday, Wakil Bupati (Wabup) Serang yang akan maju kembali dala Pilkada, Panji Tirtayasa, nama dan sepak terjangnya lebih bersih dibandingkan sang Bupati.

“Sejauh ini Panji belum pernah terdengar miring namanya dalam kasus korupsi. Dan ini menjadi tugas KPK untuk segera memeriksa yang bersangkutan (Ratu Tatu Chasanah),” terangnya.

**Baca juga: Delapan Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi, ini Daftarnya.

Uday mengaku tidak mengetahui usaha apa saja yang dilakukan oleh Ratu Tatu dan berapa jumlahnya. Namun dia memastikan bahwa KPK mengetahui dari mana sumber kekayaan sang Ratu selain dari gaji dan tunjangan sebagai kepala daerah di Kabupaten Serang, Banten.

“Saya tidak tahu usaha apa yang Tatu dan Panji jalankan diluar kapasitasnya sebagai Wakil Bupati dan Bupati Serang selama ini. Jumlah kekayaannya juga tidak tahu berapa, KPK tentu punya laporannya berapa,” jelasnya. (Dhi)