Ramadan, Usaha Kuliner di Tangsel Wajib Pakai Gorden

kabar6.com
Salah satu Warteg di Tangsel.(yud)

Kabar6-Selain industri hiburan sepanjang bulan suci Ramadan ini kegiatan operasional usaha kuliner juga dibatasi. Regulasi tersebut diatur dalam surat edaran walikota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.

Demikian diungkapkan Sekretaris Umum MUI Kota Tangsel, KH Abdul Rojak kepada kabar6.com, Rabu (16/5/2018). “Khusus untuk usaha kuliner wajib pakai korden,” ungkapnya.

Pengelola industri kuliner harus memasang kain korden pada bagian kaca agar tidak terlihat langsung dari luar. Sehingga estetika dan norma agama bisa dijaga untuk menghormati umat muslim yang sedang menunaikan ibadah puasa.

Rojak jelaskan, usaha kuliner yang dimaksud antara lain, restoran siap dan saji, warung makan kaki lima dan sejenisnya. Melalui rapar koordinasi disepakati bersama setiap harinya waktu operasional yang diperbolehkan mulai pukul 12.00 hingga 04.00 WIB.

“Juga bagi warga yang tidak puasa hindari makan, minum ataupun merokok di tempat umum,” jelas Rojak berpesan.**Baca juga: Ramadan, Polres Tangsel Waspadai Aksi Balapan Liar.

Ia menambahkan, tujuan diterbitkan surat edaran bersama itu demi menjaga kesucian bulan Ramadan. Regulasi operasional bagi kegiatan usaha ini juga demi terciptanya ketentraman dan keharmonisan dalam kehidupan beragama di tengah masyarakat.**Baca juga: Harga Ayam di Pasar Ciputat Naik 10 Persen.

“Mari kita sama-sama saling menghormati dan mengharga antarpemeluk umat beragama,” tambah Rojak.(yud)