oleh

Pungli Jenazah Tsunami Selat Sunda, Polda Banten Geledah RSUD Kabupaten Serang

Kabar6-Enam penyidik Dirkrimsus Polda Banten, menggeledah RSUD Serang, milik Pemkab Serang, atas pungli jenazah tsunami Selat Sunda, yang dilakukan atau orang PNS nya dan dua orang pegawai nya.

“Iya hari ini dilakukan penggeledahan,” kata Kombes Pol Abdul Karim, Dirkrimsus Polda Banten, kepada sejumlah awak media, Rabu (09/01/2019).

Penggeledahan dilakukan sejak pukul 15.20 wib sore tadi, hingga berita ini ditulis, masih dilakukan penggeledahan di sejumlah ruangan di RS dr. Dradjat Prairanegara yang merupakan milik Pemkab Serang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan pertama kali dilakukan di ruangan Plt. Direktur RS dr. Dradjat Prawiranegara Serang, dr Sri Nurhayati. Namun, Sri tidak ada di ruangannya.

Penyidik dari Dirkrimsus Polda Banten diterima oleh dr. Rahmat, Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RS dr. Dradjat Prawiranegara.

Terlihat, penyidik kepolisian sedang memeriksa dokumen, yang di duga berkaitan dengan instalasi forensik di rumah sakit Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang itu.

Awak media dilarang mengikuti aktifitas penggeledahan itu oleh pihak keamanan. Alasannya, karena perintah dari pimpinan mereka.

“Maaf mas, untuk wartawan tidak boleh masuk. Sudah perintah pimpinan langsung,” kata salah satu petugas keamana Arfan di pintu masuk, Rabu (9/1/2019).

Sebelumnya, Polda Banten telah menetapkan tiga tersangka, F selaku PNS di rumah sakit tersebut.**Baca juga: Penyelenggara Pemilu Cek Kesiapan Pemilu Di Lokasi Tsunami Selat Sunda.

Lalu ada pegawai penyedia jasa ambulance jenazah berinisial I dan B yang juga dijadikan tersangka.(Dhi)

Berita Terbaru