Puncak Ritual Nyekar Diprediksi Kamis Besok

Ritual nyekar di Kota Tangsel. (yud)

Kabar6-‎Menyambut Bulan Suci Ramadan warga peziarah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah terlihat mendatangi titik-titik area pemakaman. Ritual berziarah atau nyekar ke pemakaman keluarga serta kerabat telah menjadi suatu budaya.

Seperti aktivitas nyekar yang terpantau di‎ area Makam Waqaf H Daiman di Cimanggis, Kecamatan Ciputat. Meski belum signifikan tapi gelombang kedatangan warga untuk nyekar mulai terlihat.**Baca Juga: Ramadan, Dishub Tangsel Jaga Pasar Takjil

“Puncaknya sekitar Kamis dan Jumat besok deh,” kata Kusuma Amri, ‎juru bicara Makam Waqaf H Daiman ditemui kabar6.com di kantornya, Selasa (23/5/2017).

Ia mengakui, pada dua hari akhir pekan kemarin cukup banyak warga peziarah berdatangan. Mayoritas peziarah berasal dari kalangan karyawan y‎ang libur dari tugas kesehariannya.**Baca Juga: Ramadhan, Semua Tempat Hiburan di Tangsel Tutup

“Kayaknya banyak warga yang nyekar Kamis besok. Karena kan tanggal merah dan dekat sama puasa,” jelas Amri.

Terpisah, Ayatullah Habibie, warga Gang Saidin, Kecamatan Pamulang, menerangkan dirinya setiap tahun tak melupakan ritual nyekar. Ia bersama keluarganya tampak khusyu membaca surat yasin serta memanjatkan doa di pusara anak sulungnya.

“Biar afdol sebelum menjalankan ibadah Ramadhan saya nyekar. Ritual ini juga punya pesan kita mengingat kematian, karena setiap umat pasti akan menghadap Allah‎ SWT,” terang Aay, sapaan akrabnya.(yud)