oleh

Puluhan Rumah Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Cimanceuri

Kabar6-Puluhan rumah di Kecamatan Jambe dan Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang terendam banjir. Itu akibat meluapnya sungai Cimanceuri, pada Selasa (17/3/2020).

Diduga, air yang merendam rumah warga tersebut kiriman dari Kabupaten Bogor yang terus menerus diguyur hujan.

Dede Uron, salah seorang warga Kampung Bugel, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Dede Uron mengatakan, akibat meluapnya Sungai Cimanceri, ada 30 rumah yang terendam di Kampung Bugel, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa.

“Banjir ini karena luapan sungai cimanceri, ada sekitar 30 rumah yang terendam banjir,” kata Dede Uron kepada wartawan, Selasa (17/3/2020).

Menurut Dede, air mulai meluap sejak pukul 13:00 WIB. Kata Dede, awalnya air yang meluap sangat tinggi, mencapai 120 cm, namun saat ini air sudah barangsur surut, hanya tinggal 50 cm.

Dede mengatakan, banjir sebesar ini baru pertama kali terjadi. Biasanya, walaupun sungai Cimancerri meluap ketinggian air hanya mencapai 20 sampai 30 cm saja.

“Awalnya sangat tinggi mencapai 100 hingga 120 cm. Sekarang tinggal 50 cm. Kalau banjirnya sebesar ini, baru kali ini. Biasanya gak sampai segini, ” ujarnya.

Dede mengatakan, bantuan baru datang dari pihak Kecamatan dan Kelurahan. Sementara dari BPBD dan Dinas Sosial belum tiba. Kata Dede, padahal warga di Kampung Bugel yang terdampak banjir masih membutuhkan bantuan.

“Bantuan baru tiba dari Kecamatan dan Kelurahan saja, berupa mie instan dan makanan isnstan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan, meluapnya sungai cimanceri akibat air kiriman dari Kabupaten Bogor.

Dia juga mengatakan, ada dua Kecamatan yang terkena dampak banjir, diantaranya Kevamatan Tigaraksa dan Kecamatan Jambe.

Kata Kosrudin di Kevamatan Jambe sendiri ada Desa Desa Pasir Barat yang terendam 43 KK yang terkena dampak banjir.

“Kiriman banjir dari daerah Bogor, Terkait meluapnya kali cimanceuri berdampak terhadap beberapa jasa baik yang ada di Kecamatan Jambe maupun yang ada di kecamatan Tigaraksa,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, selain pemukiman warga, kawasan Millenium juga terkena imbas dari meluapnya sungai Cimanceuri Kata Kosrudin, pihaknya sudah turun tangan memberikan bantuan dan mengevakuasi warga yang terkena dampak banjir.**Baca juga: Evakuasi Karyawan Korban Banjir di Kawasan Millenium Sudah 90 Persen.

“Untuk Kelurahan Kaduagung sudah kita kirimkan satu buah tenda dan 1 buah perahu untuk evakuasi, untuk kawasan milenium kami belum mendapatkan data,” jelasnya.(Vee)

Berita Terbaru