oleh

Proyek Saluran Air di Jalan Raya Bojong-Pemda Dicibir Publik

Kabar6-Kebijakan Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang yang membangun saluran air di Jalan Raya Bojong- Pemda dengan dana sumbangan dari PT Ciputra Residence, selaku pengembang kawasan Bizlink CitraRaya, menuai cibiran publik.

Pasalnya, proyek pemasangan gorong- gorong sepanjang 12 meter yang memanfaatkan jalan milik Pemerintah tersebut dianggap hanya menguntungkan pihak swasta.

Pengamat Kebijakan Publik Miftahul Adib mengatakan, pihaknya mempertanyakan motivasi dari pejabat DBMSDA dalam melaksanakan pembangunan proyek tersebut.

Padahal, proyek itu secara jelas berdampak buruk bagi warga, karena banjir yang semula menggenangi kawasan Bizlink CitraRaya kini dipindahkan ke wilayah hilir, yakni di desa Bojong, Kecamatan Cikupa dan sekitarnya.

“Ini sangat tidak adil. Pemkab Tangerang terlalu gegabah mengambil kebijakan. Apa motivasi mereka sehingga mengorbankan hajat hidup warganya. Sedangkan proyek itu diduga hanya menguntungkan pihak swasta semata,” ungkap Adib, kepada Kabar6.com, Rabu (23/9/2020).

Dosen Universitas Syekh Yusuf (Unis) Tangerang ini menuturkan, dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan tentunya harus dimulai dari sebuah perencanaan dan kajian yang matang baik dari sisi sosial, keamanan, hukum dan lainnya.

Pelibatan pihak swasta dalam pembangunan juga harus melalui mekanisme dan aturan yang ada agar penggunaan dana bantuan bisa dipertanggungjawabkan serta dapat diakses secara transparan oleh publik.

“Saya melihat ada sesuatu yang janggal pada proyek ini. Penegak hukum harus segera turun untuk memastikan apakah pelaksanaan proyek itu sudah sesuai aturan atau tidak,” katanya.

**Baca juga:Begini Klarifikasi PT Ciputra Residence Terkait Proyek Saluran Air Jalan Raya Pemda.

Diketahui, PT Ciputra Residence, selaku pengembang kawasan Bizlink CitraRaya memberikan sumbangan berupa bahan material dan bahan bakar minyak atau solar untuk proyek saluran air tersebut.

Sementara, pihak DBMSDA Kabupaten Tangerang menyediakan alat berat dan sejumlah tenaga kerja.(CR/Tim K6)

Berita Terbaru