oleh

Provinsi Banten Akan Guyur BUMD Agrobisnis Secara Bertahap

Kabar6-Sekertaris Daerah Banten, Al Muktabar mengaku, akan melakukan pengecekan lahan yang akan dilimpahkan untuk BUMD Agrobisnis sebum nantinya bisa dibangunkan Pemprov Banten.

Mengenai anggaran bantuan modalnya sendiri, lanjut Muktabar, Pemprov Banten akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 300 miliar, diawali tahun depan Rp 50 miliar.

“Nanti digelontorkan secara bertahap sesuai dengan kemampuan daerah, dengan Rp 50 miliar kalau nanti sudah terbentuk direksi itu sudah mulai bergerak,” ujarnya.

Terkait Raperda tentang pernyertaan modal, Muktabar menilai, hal itu sangat diperlukan sebagai landasan dalam pemberian modal. Ia berharap kebutuhan modal tersebut dapat terpenuhii sevara berkesinambungan, sehingga BUMD agobisnis dapat langsung bekerja menjalankan usahanya.

Adapaun bidang usaha awal yang digarap yaitu bidang pusat proudksi distribusi pangan dan pasar induk. “Kami yakin dan optimis Agrobisnis akan dapat melakukan kegiatan dan mendapat kerpercayaan dari masyarakat. Sehingga kedepan dapat memberikan nilai tambah dan produk agro dan sektor yang serumpun untuk menjaga bahan pangan, bahan pokok dan menjaga kesetabilan harga pangan dan bahan pokok,” jelasnya.

Kehadiran BUMD Agrobisnis menjadi bagian upaya Pemprov Banten dalam melawan praktik yang merugikan petani di Banten. “Praktik yang merugikan masyarakat, ketersediaan pupuk dan seterusnya. Kita akan mulai aspek pangan, nanti kita bagaimana tentang baik hulu maupun hilir pangan terutama padi dan sawah,” ujarnya.

**Baca juga: Presiden Jokowi ke Banten Sebut Defisit Transaksi Berjalan Belum Teratasi.

Disinggung terkait seleksi direksi dan komisaris BUMD Agrobisnis, ia mengatakan, sampai kemarin tahapannya masih berjalan. “Seleksi direksinya masih berkembang, targetnya direksi dua dan komisaris dua. Baru mereka membentuk struktur yang akan menjalan roda bisnis kedepan,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Banten Barhum HS mengatakan, materi raperda mengenai penyertaan modal kepada agobisnis akan dicermati dan dikaji lebih lanjut DPRD Banten. “Sebagai bahan pembahasan fraksi untuk rapat paripurna selanjutnya,” katanya.(Den)

Berita Terbaru