oleh

Program Ngider Sehat di Tangsel, Pilar : Mampu Datangi 90 Persen RW

Kabar6-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan memberikan arahan dalam kegiatan evaluasi pelayanan bertajuk ‘Ngider Sehat’. Demi menunjang program tersebut telah ditambah armada kendaraan roda dua untuk menjangkau wilayah pemukiman warga sekitar.

Pilar menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petugas Ngider Sehat yang telah bekerja keras untuk melayani masyarakat di Kota Tangsel. Dampak program ini secara nyata telah dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Alhamdulillah sesuai data, sudah ada 90 persen RW yang sudah dikunjungi oleh petugas Ngider Sehat dan kunjungan rumah sampai 75 persen,” ungkap Pilar dikutip Minggu (25/9/2022).

Dia menekankan program ini harus terus ditingkatkan kuantitas serta kualitasnya. Model pelayanan dengan Ngider Sehat pelayanan Kesehatan semakin mudah. Masyarakat pun semakin bisa mendapatkan pelayanan di rumahnya masing-masing.

“Inilah bukti kita turun ke masyarakat, kita tidak menunggu lagi. Karena bagaimana pun juga masalah penyakit ini harus ada langkah preventifnya,” kata Pilar.

Pelayanan kesehatan yang maksimal akan meningkatkan angka harapan hidup itu sendiri di Kota Tangsel. Dampaknya ini akan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia.

“IPM kita ini tertinggi se-Provinsi Banten, jadi kita terus tingkatkan, yang mana dalam indikatornya ada kualitas kesehatan.”pungkas Pilar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar menerangkan program Ngider Sehat bertujuan untuk terus memastikan warga yang sehat agar tetap prima. Sementara bagi warga yang sakit dan memiliki keterbatasan akses pelayanan kesehatan dapat terbantu dari adanya Ngider Sehat.

**Baca juga: KIM Festival Vol 2 Kembali Digelar, Ratusan Mahasiswa Dilibatkan Pendampingan KIM

“Insyaallah dan saya yakin teman-teman petugas Ngider Sehat selalu bekerja ikhlas dan tuntas untuk membantu masyarakat.” ucapnya.

Allin juga melaporkan penyakit yang paling banyak ditemui di tengah masyarakat. “Penyakit hipertensi paling sering ditemui, jadi kita cegah juga untuk memberikan pemahaman langsung dan penanganannya,” terang Allin.(Adv)

 

Print Friendly, PDF & Email