oleh

Produk Kerajinan UKM Tangsel Hadir di Lima Pusat Perbelanjaan

Kabar6-Beragam produk hasil kerajinan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Tangerang Selatan kini mudah dijumpai. Anda dapat menemukannya di sejumlah pusat-pusat perbelanjaan dan harga yang ditawarkan cukup kompetitif.

“Iya. Saat ini sudah ada (produk UKM) di lima pusat perbelanjaan. Satu lagi sedang dalam proses, jadinya ada di enam titik lokasi,” ujar Kepala Bidang Fasilitasi UKM, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel, Yuspinah, ketika dihubungi Kabar6.com, Rabu, 4 November 2012.

Yuspinah menjelaskan, kelima pusat perbelanjaan tersebut antara lain berada di WTC Matahari Serpong, Plaza Bintaro, Lotte Mart Alam Sutera, belakang kampus STAN Bintaro dan Ruko Cilenggang Serpong.

Sementara untuk gallery di Pamulang Square akan menyusul karena tengah dalam proses perizinan. “Semua barang atau produk yang ada di lima gallery tersebut menyediakan berbagai barang kerajinan dari masing-masing UKM,” jelas Yuspinah.

Masih menurut Yuspinah, beragam produk yang tersedia antara lain seperti fashion, meubel, makanan, aksesoris, kerajinan daur ulang, jasa photography, website, video shooting, interior desainer interior,
aroma theraphy, batik, mainan tradisional anak-anak.

Menurutnya, program penyediaan gallery bertujuan untuk membantu para pelaku usaha, khususnya UKM memasarkan produk kerajinan. Yuspinah menjelaskan, kedepannya program bantuan penyediaan gallery tersebut akan lebih ditingkatkan agar UKM mampu bersaing dengan produk-produk
import.

“Sudah menjadi kewajiban kita sebagai pemerintah daerah membantu mereka (UKM). Apalagi potensi yang ada cukup besar dan bentuk kerajinan asal Tangsel sudah cukup bagus,” terangnya.

Ditempat terpisah, Taufiq Bahtiar, pelaku UKM yang ditemui di WTC Matahari Serpong, mengaku, bila dalam sehari jumlah pengunjung yang datang ke gallery tersebut jumlahnya mencapai sedikitnya 20 orang. Bahkan, dari pengunjung yang datang sekitar 65 persen tertarik dan langsung membeli produk-produk yang disediakannya.

“Sebulan sekitar 500 orang (jumlah pengunjungnya. Kalo harga produk antara Rp 2 ribu-7 juta. Buat saya Pemkot mendorong UKM ada keterbatasan. Dengan begini bantuan besar ada bantuan untuk
promosikan,” papar Taufiq.(yud)

Berita Terbaru