oleh

Presiden Tanzania Larang Rakyatnya Pakai Alat Kontrasepsi

Kabar6-Dalam apel umum di Meatu, Region Simiyu, Presiden Tanzania John Magufuli (58) memerintahkan penduduknya berhenti menggunakan alat kontrasepsi. dikatakan Presiden yang menjabat sejak 2015 itu, anjuran untuk menggunakan kontrasepsi datang dari pihak asing, dan mempunyai motif jahat. “Mereka yang menggunakan alat kontrasepsi itu pemalas karena takut jika tak bisa memberi makan anak-anaknya,” kata Magufuli.

Pengguna alat kontrasepsi, menurut Magufuli, tidak bekerja cukup keras agar bisa menafkahi keluarga besarnya. “Karena itu, mereka berakhir hanya dengan memiliki satu atau dua anak saja,” terangnya.

Magufuli, melansir Kompas, mendesak rakyat Tanzania untuk terus melakukan reproduksi, karena pemerintah telah menaikkan anggaran di sektor kesehatan ibu. Magufuli mengaku telah melakukan kunjungan ke negara-negara Eropa, dan melihat sendiri dampak dari penggunaan alat kontrasepsi.

Diketahui, pada 2016 lalu saat pembukaan pendidikan gratis pada level SD dan SMP, Magufuli menegaskan para wanita boleh membuang alat kontrasepsi mereka.

Namun hal ini mendapat respon negatif dari pengguna Twitter, yang menyatakan seharusnya kaum hawa berhak menentukan keputusan sendiri. Salah satu netizen memberikan doa semoga Magufuli dan Tanzania mempunyai lahan dan makanan yang cukup jika mereka mengalami ledakan populasi. ** Baca juga: Kuliner Tak Lazim yang Hanya Ada di Jepang

“Jika tidak, negara bakal bangkrut, alam di sana bakal hancur, meningkatkan jumlah hewan terancam punah, dan berpotensi menyebabkan perang saudara,” tulis salah seorang netizen.(ilj/bbs)

Berita Terbaru