oleh

Posisi Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan?

Kabar6-Tiap orang memiliki gaya tidur yang berbeda, entah itu tengkurap, menyamping, tengkurap, dan lain sebagainya. Para ahli menyimpulkan, postur tidur memainkan peran utama dalam banyak masalah gaya hidup yang kita hadapi saat ini.

Menurut sebuah studi yang di Harvard Health, melansir timesofindia, posisi tidur yang dipilih seringkali ditetapkan di awal kehidupan, dan bisa jadi sulit untuk berubah, belum lagi kita tidak sering bangun di posisi yang sama di mana kita tertidur.

Berikut beberapa masalah umum dan bagaimana cara memperbaikinya melalui perubahan kecil dalam pola tidur Anda:

1. Sakit kepala
Banyak dari kita menderita sakit kepala kronis. Dalam hal ini, posisi leher memainkan tugas pokok dalam bagaimana kita tidur dan bisa mengubah cara tubuh bekerja pada siang hari.

Cara paling umum untuk mencegah sakit kepala yang sering terjadi yaitu tidur dengan set bantal kecil di sekitar leher guna mencegahnya memutar. Menurut Dr. Ridwana Sanam, clinical and orthopedic physiotherapist, posisi tidur kita di malam hari sama pentingnya dengan hari seperti saat tubuh kita beristirahat dan memperbaiki dirinya sendiri.

“Titik pemicu sakit kepala migrain berasal dari leher. Leher terhubung ke punggung (yang terdiri dari tulang belakang dan punggung bawah), dan seluruh area ini perlu dirawat dan diperbaiki,” jelasnya.

2. Sakit punggung
Sakit punggung adalah masalah umum yang biasa terjadi dan mempengaruhi setidaknya 80 persen dari mereka. Sakit punggung memiliki banyak kaitan dengan keselarasan leher dan tulang belakang, dan ini dapat memainkan peran penting dalam bagaimana fungsi punggung kita dalam aktivitas sehari-hari juga.

Banyak dokter setuju, dengan menjaga bantal di bawah lutut dan handuk di bawah punggung bawah dapat membantu menopang keselarasan ini, dan karenanya bisa menghindari masalah punggung kronis.

“Jika orang tersebut tidak memiliki masalah paru seperti penyakit jantung, asma atau sesak napas, posisi terbaik untuk mereka adalah terbalik,” kata Dr. Sanam.

3. Sinusitis
Sinusitis, kondisi di mana jaringan yang melapisi sinus mengalami peradangan atau bengkak. Setelah sinus ini tersumbat cairan, bisa menyebabkan infeksi. Biasanya, kita tidur langsung di bawah AC atau tepat di depannya.

Kondisi tersebut akhirnya menghalangi cairan ini dan mengakibatkan sakit kepala parah atau dingin keesokan hari. Cara terbaik untuk mencegah hal ini, mengangkat kepala dari bantal dengan hanya menyimpan sepasang bantal lembut sebagai tambahan.

Hal ini akan membantu menghalangi lendir masuk ke sinus dan juga udara dingin yang berasal dari AC tidak akan langsung masuk ke hidung dan masuk ke sinus Anda.

4. Sakit bahu
Para ahli percaya, tidur di satu sisi biasanya merupakan salah satu cara terbaik untuk tidur. Karena posisi ini membuat tulang belakang memanjang. Sakit pada bahu biasanya merupakan penyebab postur tidur yang buruk, dan hanya bisa dicegah dengan tidur di sisi yang tidak sakit.

Ini akan membantu memberi dukungan pada tubuh. Anda juga bisa menjaga bantal di antara kedua lutut agar nyaman. “Sikap tidur terbaik pasti tidur di sisi. Bantal yang ditaruh di bawah leher jangan sampai terlalu tinggi atau tebal,” urai Dr. Sanam.

5. Tekanan darah tinggi
Sebuah studi yang dilakukan oleh Ehime University School of Medicine pada 2004 menyimpulkan, tidur di bawah sebagian besar dapat mempengaruhi tingkat tekanan darah di malam hari. Karena mereka yang menderita tekanan darah tinggi, bisa melihat kenaikan tepat setelah terbangun di pagi hari, maka tidur nyenyak bisa membantu mencegah hal ini.

6. Sakit lutut
Ada dua cara untuk mencegah sakit lutut karena radang sendi. Pertama dengan meletakkan handuk atau bantal di antara kedua lutut jika memiliki kebiasaan tidur di sisi.

Kedua, menjaga bantal di bawah lutut jika Anda cenderung tidur telentang. Ini akan membantu menjaga jarak antara sendi di lutut, yang bila bertemu satu sama lain dapat menyebabkan rasa sakit. ** Baca juga: Ada Manfaat Tersembunyi Saat Anda Mandi Usai Olahraga

Jadi, perhatikan posisi tidur Anda agar terhindar dari sejumlah masalah kesehatan.(ilj/bbs)

Berita Terbaru