oleh

Polisi Sebut Ada Pihak Mengaku Keluarga Wanita Korban Mutilasi

Kapolresta Tangerang, Kombes Irman Sugema.(shy)

Kabar6-Pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang menyebut bila saat ini sudah ada pihak yang mengaku sebagai keluarga Nur Astiyah (bukan Nuri Semaya seperti yang ditulis sebelumnya).

Ya, Nur Astiyah adalah wanita hamil korban mutilasi yang ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Desa Telaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (13/4/2016) lalu.

“Sudah ada keluarga yang mengenali korban. Namun, saat ini masih kita lakukan pemeriksaan pada pihak tersebut, untuk membuktikan apakah mereka benar-benar keluarga korban atau bukan,” ujar Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Irman Sugema, Senin (18/4/2015).

Irman mengatakan, klaim dari terduga keluarga korban itu karena mengenali beberapa ciri di tubuh Nur Astiyah.

“Keluarga ini mengaku mengenali beberapa ciri korban, namun kita belum bisa pastikan karena nanti akan kita lakukan tes DNA yang dibantu tim DVI Polda Metro Jaya,” ungkapnya.

Informasi yang didapat, Nur Astiyah merupakan warga Desa Kadu Jajar, Kecamatan Manglingping, Lebak, Banten.

“Saat ini kami juga masih terus memburu keberadaan Kusmayadi alias Agus Bin Dulgani (32), teman pria korban yang diduga kuat sebagai pelaku mutilasi. **Baca juga: Satpol PP Tangsel Pingsan di Upacara HUT Ke-66.

Diketahui, jasad Nur ditemukan di kontrakannya di Desa Telaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Rabu (13/4/2016) lalu. **Baca juga: Bus Murni Tabrak Mobil Tangki Air di Kabupaten Serang.

Saat ditemukan, jasad wanita hamil itu hanya tinggal bagian kepala dan tubuh saja. Sedangkan bagian tangan dan kakinya hilang. **Baca juga: Kajari Sebut Parkir Meter di Tangsel Rugikan Masyarakat.
 
Beberapa jam kemudian, polisi kembali memukan potongan tangan yang diduga milik wanita hamil tersebut. Dan, pada Kamis (14/4/2016), polisi kembali menemukan potongan sepasang kaki dikawasan Millenium, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.(shy)

Berita Terbaru