oleh

Polda Banten Sebar Intelijen Monitoring Uang Palsu

Kabar6-Polda Banten menyebar petugas intelijen untuk melakukan monitoring peredaran uang palsu di tengah masyarakat di Tanah Jawara.

 

Itu seiring dengan prediksi pihak Bank Indonesia (BI) Perwakilan Banten, terkait meningkatnya peredaran uang palsu di tengah masyarakat saat Ramadan. ** Baca juga: BI Imbau Warga Banten Wapada Uang Palsu

 

“Ada kegiatan monitoring yang kami lakukan. Inteligen memantau apakah ada masyarakat yang memanfaatkan atau menggunakan uang palsu,” kata Kapolda Banten, Brigjen Boy Rafli Amar, Kamis (25/6/2015).

 

Untuk mengatasi dan memberantas sindikat pengedar upal, Polda Banten juga meminta semua instansi yang ada dan masyarakat bisa berkoordinasi dan membangun komunikasi.

 

Terlebih, beberapa waktu lalu pihak kepolisian sempat mengungkap kasus pembuatan dan peredaran uang palsu.

 

“Pengungakapan peredaran uang palsu bisa dari laporan masyarakat, bisa dari temuan petugas. Jadi kalau masyarakat menemukan uang yang aneh, misalnya pecahan Rp50 ribu yang warna birunya buram, bisa dilaporkan,” ujarnya.

 

Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat menerima uang, khususnya dengan pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu.

 

“Masyarakat harus berhati-hati jangan sampai menerima uang palsu. Untuk oknum yang mengedarkan pun, kami imbau menghentikan kegiatan tersebut karena ancaman hukumannya tidak main-main. Sampai tujuh tahun penjara,” kata Kapolda.(tmn/din)

Berita Terbaru