oleh

Pohon Trembesi Rapuh, Sepanjang Jalur BSD Rawan Maut

Kabar6-Sepanjang jalur BSD mulai dari Perumahan Villa Melati Mas hingga Taman Tekno, dianggap sebagai jalur rawan bahaya bagi pengguna kenderaan.

Pasalnya, ratusan pohon Trembesi yang berdiri disepanjang jalur tersebut dalam kondisi rapuh dan rentan tumbang, hingga dapat membahayakan keselamatan pengguna kenderaan.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Kebrsihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel Ayep Syaripudin, Rabu (31/10/2012).

“Kami sudah himbau kepada pengembang untuk melakukan pemangkasan dahan pohon yang rimbun. Terlebih untuk pohon-pohon Terembesi. Dan kami sedang melakukan kajian untuk mendapatkan kepastian pohon apa saja yang layak dan kuat untuk penghijauan di sisi jalan-jalan umum,” ucap Ayep.

Ia menambahkan, saat ini, pihaknya tengah mendata ulang pohon-pohon tua dan jenis pohonnya. “Yang rentan tumbang akan kami ganti dengan pohon yang lebih kuat, dan ini butuh partisipasi lintas sektoral dengan dinas terkait dan juga pengembang di sepanjang jalur BSD,” imbuhnya.

Ayep juga berharap, kedepannya tidak ada lagi pohon yang tumbang dan sampai menyebabkan korban jiwa. Seperti yang dilakukan di Ciputat, untuk jalur umum di wilayah itu, pihaknya sudah ditanaminya dengan  pohon Akasia dan Mahoni yang kekuatan dahan maupun rantingya cukup bagus.

“Kebanyakan yang tumbang ini memang jensi pohon Terembesi, kedapan jenis pohon ini akan diminimalisir untuk ditanam di sisi jalan,” singkatnya.

Sebelumnya, nasib naas menimpa Fikri Adrian (23), warga Limo Kota Depok. Ia tewas akibat tertimpa cabang pohon yang patah akibat tertiup angin kencang disertai hujan saat melintas di Halte Giriloka BSD, Jalan Letnan Sutopo, Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (30/10).

Saat peristiwa itu terjadi, korban sedang melintas di lokasi dengan mengendarai sepeda motor. Namun, tiba-tiba sebatang cabang pohon patah lalu menimpa korban hingga terjatuh dari sepeda motor. Korban mengalami luka terbuka pada dahi serta beberapa bagian badan lecet.

Warga di sekitar tempat kejadian yang melihat membawa korban ke RS Hospital. Namun, beberapa saat nyawa korban tak dapat diselamatkan.

Sebab, benturan keras di bagian kepala menyebabkan korban kehilangan banyak darah yang masih berceceran di jalan.(iqmar)

Berita Terbaru