oleh

PLN Belum Keluarkan Kebijakan Penundaan Pembayaran Rekening Listrik Pascabayar

Kabar6-Sampai saat ini, Perusahaan listrik Negara (PLN) belum mengeluarkan kebijakan mengenai penundaan pembayaran tarif listrik pascabayar kepada para pelanggannya, meski saat ini masyarakat dihimbau untuk tetap berada di rumah, ditengah mewabahnya virus covid-19 di Indonesia, khususnya Banten seperti sekarang.

Hal itu dibenarkan Manager Komunikasi PLN UID Banten, Eman kepada Kabar6.com, Jumat (27/3/2020), menurutnya, saat ini PLN belum mengeluarkan kebijakan penundaan tersebut.

Pihaknya mengaku masih terus menunggu kebijakanĀ  tersebut apabila benar dikeluarkan PLN pusat, dalam memberikan keringanan dan kemudahan kepada pelanggan PLn ditengah wabah virus covid-19.

“Belum ada. Nanti akan kita keluarkan rilis kalau ada. Sampai saat ini belum ada info dari pusat,” katanya.

Adapun implemntasi pelaksanaan dilapangan yang dirubah adalah, sambung Eman, mengenai pengecekan meteran oleh petugas dari rumah ke rumah pelanggan PLN, untuk saat ini ditiadakan karena alasan sosial distancing.

Dengan begitu, untuk sementara tidak ada petugas pengecekan meteran yang diturunkan kerumah-rumah pelanggan, sampai batas waktu belum ditentukan, dengan tujuan untuk menghindari penularan wabah virus covid-19 kepada para petugas PLN dilapangan.

Mengenai cara perhitungannya sendiri, sambung Eman, pihaknya akan memberlakukan perhitunganĀ  dengan sistem rata-rata selama tiga bulan terakhir.

“Jadi tagihan yang harus dibayarkan itu, berdasarkan tagihan tiga bulan terakhir, dan dari jumlahnya tadi, dibagikan tiga lagi, dan itu lah yang harus dibayarkan oleh konsumen dibulan April nanti,” katanya.

**Baca juga: Tangkal Covid-19, Polres Serang Kabupaten Senam Bareng Tahanan.

Berbeda dengan pelanggan pra bayar, pelanggan bisa langsung mengisi tokennya jika habis.

“Sedangkan untuk perusahaan-perusahaan yang sudah menggunakan AMR atau KWH metik, ini tidak perlu didata, karena datanya bisa kelihatan atau didownload,” tandasnya.(Den)

Berita Terbaru