oleh

Pilkada 2024, DPC Demokrat Kabupaten Tangerang Utamakan Kader

Kabar6-Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Tangerang, M Nawa Said Dimyati mengatakan, kubunya dalam Pilkada 2024 sudah punya patokan. Nantinya akan mendorong kader-kader internal yang mempunyai power integritas, sosial lingkungan, dan elektoral.

“Itu dominnya pimpinan pusat, kami nanti realistis seperti integritas seseorang, modal sosialnya elektoralnya setinggi apa, kapital kemampuan logistik, dan kami berharap pimpinan pusat partai Demokrat untuk lebih mengutamakan kader-kader diinternal kami,” kata Nawa kepada awak media di kantor DPC Partai Demokrat di Pasar Kemis, Rabu, (20/7/2022).

Ia menyebut, kaderisasinya cukup di kenal dikalangan masyarakat. Seperti Ratu Pantura Aida, M Ali yang saat ini sudah gol menjadi ketua Ffrakasi 4 DPRD Kabupaten Tangerang, Yahyah, dan Nonce.

“Kami punya ibu Ratu Pantura ibu Aida yang cukup dikenal di wilayah kabupaten Tangeran, kalo seandainya elektoral beliau cukup signifikan kenapa tidak kita dorong. Masalah di ujung nanti beliau jadi wakil atau jadi bupati itu urusan nanti. Kita juga punya M Ali yang saat ini sudah gol menjadi ketua frakasi 4 DPRD Kabupaten Tangerang yang rajin turun ke masyarakat kalo nanti elektoralnya bagus kenapa kita tidak usung juga,” ucapnya.

“Begitu juga kita punya Yahyah, kita punya Nonce, kita anak muda yang pengumpulan suaranya juga cukup bagus Cahyo Sujana Ubay jadi kenapa engga. Jadi untuk kesempatan semuanya terbuka untuk kader kita, masalah nanti di ujung itu domain dari pimpinan pusat untuk Demokrat,” jelasnya.

**Baca juga: Mayat Wanita Mengapung di Sungai Cimanceuri, Kapolsek Balaraja: Perut Buncit

Cak Nawa sapaan akrab M Nawa Said mendukung Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar serta Wakil Bupati Tangerang Mad Romli untuk terus mengawal kepemimpinan sampai masa bakti yang akan datang.

“Cara mengawal kami bukan hanya menjaga beliau tapi kita akan melalui fraksi kami yang ada di DPRD, kami juga akan menagih mana saja janji politik pada saat kampanye, mana saja yang belum maksimal dirasakan oleh publik,” pungkasnya. (Rez)