oleh

Penyelundupan BBM Bersubsidi Didalangi PT SPM

Kabar6-Dua penyelundup solar bersubsidi, yang berhasil diringkus oleh aktivis LSM Panca Bhakti Nusantara (PBN) saat beraksi di sebuah SPBU Kawidaran, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, mengaku hanya sebagai orang suruhan.

Udin Tajo (30) dan Temmy (31) yang tak lain adalah supir dan kenek mopbil Isuzu Panther B 2618 UC yang digunakan untuk menyelundupkan solar bersubsidi tersebut, mengaku disuruh oleh Wawan, pemilik PT Sinergi Permata Mulya (SPM) yang bermarkas diwilayah Kota Tangerang.

“Kami ini hanya karyawan yang bekerja sesuai perintah bos. Kalau memang mau informasi yang lengkap hubungi saja bos saya Wawan,” ujar Udin Tajo saat dimintai keterangan di Mapolsek Cikupa, Rabu (31/10/2012).

Sayangnya, saat ditanya akan dikirim kemana solar bersubsidi itu, Udin Tajo lebih memilih bungkam seribu bahasa. “Maap, saya gak berani jawab. Silahkana tanya langsung sama bos saya,” ujar pria paruh baya itu lagi.

Diketahui, Udin Tajo dan Temmy sendiri adalah supir dan kernet dari mobil Isuzu Panther B 2618 UC dengan tangki yang sudah dimodifikasi menjadi cukup besar.

Keduanya diringkus oleh sejumlah aktivis LSM Panca Bhakti Nusantara (PBN) saat tengah mengisi BBM jenis solar dalam jumlah cukup banyak di SPBU Kawidaran, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (30/10/2012), tengah malam.

Selain meringkus supir dan kernet tersebut, para aktivis LSM PBN juga sempat mengamankan barang bukti berupa sebuah mobil Isuzu Panther bernomor polisi B 2618 UC yang digunakan pelaku saat beraksi.

Ulah kedua penyelundup solar bersubsidi itupun selanjutnya dilaporkan kepada petugas Polsek Cikupa, yang langsung datang ke lokasi kejadian. Saat ini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan ke Mapolsek Cikupa.(din)

 

Berita Terbaru