oleh

Penumpang Positif Covid-19 Lolos ke Sorong, ini Penjelasan Garuda Indonesia

Kabar6-Maskapai penerbangan Garuda Indonesia angkat bicara soal lolosnya penumpang positif Covid-19 yang terbang dari Jakarta-Sorong.

“Kami sampaikan bahwa Garuda Indonesia bersama-sama dengan stakeholder terkait terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif terkait tindak lanjut atas kondisi tersebut guna memastikan prosedur protokol kesehatan penerbangan pada masa transisi new normal berjalan dengan optimal,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra melalui keterangan tertulis, Senin 29/6/2020.

Pernyataan Irfan ini menanggapi lolosnya WH (20) tahun peumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 682 rute Jakarta-Sorong ternyata positif Covid-19. WH merupakan siswa program afirmasi pendidikan menengah asal Kabupaten Sorong. Ia berangkat dari Jakarta bersama rombongan berjumlah 43 orang. Pesawat yang membawanya tiba di Bandara Domine Edaward Sorong pada Sabtu (27/6/2020) sekitar pukul 06.20 WIT.

Informasi tersebut diketahui setelah petugas di Bandara Domine Edward Sorong mendapati dokumen kesehatan yang menyatakan WH positif PCR virus corona.

Sebelum pulang, WH melakukan tes swab menggunakan metode PCR pada 21 Juni 2020. Dari surat yang dikeluarkan Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, WH dinyatakan positif Covid-19. Entah kenapa, pemuda 20 tahun itu bisa lolos dari pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta.

“Penerbangan GA 682 rute Jakarta – Sorong dioperasikan dengan penerapan physical distancing dimana tingkat isian penumpang berkisar di angka 62 persen dari total kapasitas pesawat,” kata Irfan.

Irfan mengatakan seluruh penumpang Garuda Indonesia pada penerbangan tersebut telah memperoleh validasi dan clearance dari otoritas terkait perihal pemenuhan persyaratan protokol kesehatan bagi penumpang yang akan melakukan penerbangan.

Dia memastikan Garuda Indonesia juga akan terus memperkuat sinergitas bersama seluruh pemangku kepentingan layanan kebandarudaraan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan optimal. “Dengan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang.”

**Baca juga: AP II : Juli Fase Pemulihan Penerbangan di Tengah Pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, Irfan mengatakan, peran serta dan dukungan masyarakat untuk menjalankan prosedur protokol kesehatan penerbangan dengan baik juga merupakan aspek penting dalam memastikan komitmen bersama penanganan pandemi ini berjalan secara berkesinambungan.

Garuda Indonesia juga telah menjalankan prosedur protokol kesehatan terhadap armada serta awak kabin yang bertugas pada penerbangan tersebut melalui prosedur disinfeksi armada dan karantina mandiri sesuai ketentuan. GFM

Berita Terbaru