oleh

Pengembang Loftvilles City Dituding Kelabui Warga

Spanduk penolakan warga. (cep)

Kabar6-Pengembang Apartemen Loftvilles City di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dianggap telah mengelabui sejumlah warga untuk kepentingan persetujuan izin lingkungan.

“Kami sudah mengkonfrontir para warga, mereka hanya menandatangani di kertas kosong yang tidak tertera untuk izin lingkungan. Mereka diberikan uang santunan sebesar Rp200.000 karena sudah hadir, dan Rp10 juta untuk santunan,” ujar Dedi, Staf Pengendalian dan Keamanan RW05 Bukit Permai Serua, Rabu (05/07/2017).

Sehingga penandatangan oleh 21 orang dari RW 05 itu, kata Dedi, bukanlah penandatangan persetujuan. Dan perizinan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) yang sedang diurus oleh pengembang dianggap hanya rekayasa.

”Karena tanda tangan perizinan didapatkan dari RW yang tidak bersinggungan dengan pembangunan langsung, jadi jelas mereka setuju.  Karena kita yang kena dampaknya,” katanya.**Baca Juga: Warga Bukit Indah Tolak Pembangunan Apartemen

Ia pun berharap agar pihak pengembang tidak mengambil keputusan sepihak. Sebab, ia mengakui telah sering menggelar rapat yang juga dihadiri oleh pihak pengembang, yang tidak pernah menemukan jawaban.

 ”RW 05 ini merupakan ring satu pembangunan. Tapi ini di dokumen Amdal nya RW 03 yang berada jauh dari tempat pembangunan,” ungkapnya.

Namun, ia bersama warga juga tidak ingin melarang atau menghambat proyek apartemen yang sebelumnya telah diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo, dalam peletakan batu pertamanya untuk membangun Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) yang diperuntuhkan untuk para buruh, dengan DP 10 persen.**Baca Juga: Begini Kata Pihak Loftvilles City Soal Penolakan Warga

“Tapi masalahnya, selama ini warga dirugikn. Saat alat-alat berat diturunkan, berdampak pada rumah warga yang bersinggungan langsung dengan lahan pembangunan, seperti retak-retak,” katanya.

Diketahui sebelemunya, warga Bukit Indah Ciputat memesang beberapa spanduk bertuliskan penolakan pembangunan apartemen Loftvilles City, karena dianggap menyalahi aturan. Namun selaku pengembang, PT Serua Developmen mengklaim bahwa pihaknya tengah mengurus perizinan. (cep/yud)

Berita Terbaru