Penelitian: Stres Bisa Bikin Rambut Berwarna Abu-abu

Ilustrasi/bbs

Kabar6-Para ilmuwan menemukan fakta bahwa stres benar-benar bisa membuat rambut kita berwarna abu-abu.

Munculnya uban merupakan proses genetik yang tidak terelakkan. Namun, peneliti mengatakan, ada efek terhadap tubuh ketika mengalami stres.

Saat tubuh memasang respons defensif terhadap stres, melansir MailOnline, hal itu memicu perubahan sel-sel dalam folikel rambut yang akhirnya menghasilkan warna. Ini membuat rambut menjadi berwarna perak atau abu-abu.

Studi yang dilakukan para peneliti dari University of Alabama ini melaporkan, ketika tubuh berada di bawah serangan stres, ia akan memproduksi sinyal kimia yang disebut interferon.

Nah, interferon membuat mesin sel kita mengalami perubahan yang menghalangi virus, sehingga dapat meningkatkan ketahanan tubuh. Namun, efek samping dari sistem pertahanan itu adalah mematikan sel-sel rambut.

“Penemuan ini menunjukkan bahwa gen yang mengontrol pigmen di rambut dan kulit juga mampu mengendalikan sistem kekebalan tubuh,” urai William Pavan, pemimpin studi sekaligus peneliti dari National Institute in Health.

Studi yang diuji pada tikus ini, menemukan kaitan ‘mengejutkan’ antara gen pengontrol warna rambut dengan gen yang mengirimkan sinyal ke tubuh untuk melawan infeksi. ** Baca juga: Makanan Sehat yang Bantu Cegah Keriput

Selain warna rambut, stres juga bisa mengubah warna kulit yang akhirnya menyebabkan penyakit vitiligo, yang menimbulkan vercak dan membuat kulit berubah warna, menyerang setengah hingga satu persen dari total populasi manusia.(ilj/bbs)