oleh

Pencari Kerja Laporkan Dugaan Penipuan Loker di Bandara Soekarno-Hatta

Kabar6-Evi Haryanti (22) perempuan asal Kampung Sagi RT 009 RW 002, Kelurahaan Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mendatangi Mapolres Metro Tangerang Kota. Kedatangannya untuk melaporkan dugaan penipuan dengan modus lowongan kerja di Bandara Soekarno Hatta melalui perusahaan PT ADS.

Setelah melampirkan bukti-bukti, diantaranya bukti transfer, rekening koran, Id card, pihak kepolisian menerima laporannya dengan nomor LP/B/590/VII/2020/PMJ/Restro Tangerang Kota.

“Alhamdullah polisi sudah menerima laporan saya, semoga pihak polisi segera mengungkap kasus ini,” ujar Evi setelah melaporkan di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (16/7/2020).

Evi menjelaskan, dugaan penipuan itu berawal saat dirinya mendapatkan informasi ada loker di PT ADS di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Setelah itu, dirinya langsung melamar dengan bermodalkan ijazah SMA.

“Ternyata untuk bisa kerja, saya harus membayar Rp21 juta. Alasannya uang itu untuk biaya training, seragam. Jika sudah bayar saya dijanjikan bekerja dibagian passenger service asistant di maskapai Garuda atau Malaysia Airlines di Bandara Soekarno Hatta,” jelasnya.

“Saya sudah berupaya menanyakan langsung, baik telepon dan mendatangi rumah pemilik PT ADS berinisial B di wilayah Cipondoh, namun selalu menghindar. Akhirnya saya melaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota,” tambahnya.

**Baca juga: 9 RW di Kota Tangerang Masih Zona Merah Corona.

Selain Evi, terdapat sekitar 70 orang pelamar yang nasibnya sama. Bahkan kasus ini telah terjadi sejak 2019 lalu. Puluhan pelamar itu diketahui datang dari berbagai daerah atau luar Tangerang dan tinggal di kos-koasan di sekitar Bandara Soekarno Hatta. Namun mereka belum melapor ke polisi. Sebab, mayoritas tidak tahu cara melapor.

“Mereka belum melapor karena tidak tahu carannya, maklum mereka semua orang luar daerah yang tahu Tangerang. Mudah-mudahan setelah saya melapor, mereka bisa juga melapor,” tandasnya. (Oke)

Berita Terbaru