oleh

Pemkot Tangsel Perlebar Ruas Jalan Rawa Buntu dan Bhayangkara

Kabar6-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan perbaikan dan pelebaran dua ruas jalan. Pelebaran akses publik yang bersumber dari APBD 2020 yakni di Jalan Buaran – Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, dan Jalan Bhayangkara, Kecamatan Serpong Utara.

Proses pekerjaan hntuk ruas Jalan Buaran – Rawa Buntu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel melakukan betonisasi. Pada sejumlah titik ruas jalan, memang terpantau dalam kondisi rusak sedang. Ditambah lagi ada juga titik jalan yang ditambal (patching) dan bergelombang serta adanya genangan air pada saat hujan.

Kepala DPU Kota Tangsel, Aries Kurniawan mengatakan Jalan Buaran – Rawa Buntu menjadi akses penting masyarakat Tangsel di wilayah Serpong. Setiap hari volume kendaraan yang melintasi ruas jalan penghubung wilayah Setu dan Serpong itu selalu padat.

“Ruas Jalan Buaran-Rawa Buntu ini kan jadi akses masyarakat Tangsel menuju wilayah Bogor lewat Jalan Pasar Jengkol dan menuju jakarta lewat jalan tol Ulujami – Serpong,” kata Aries kepada wartawan, Kamis (17/9/2020).

Menurutnya, ada dua segmen pekerjaan yang dilakukan di ruas jalan tersebut. Segmen 1 Jalan Rawa Buntu dengan panjang eksisting 1.350 meter dengan lebar 13 sampai 20 meter. Segmen 2 Jalan Buaran dengan panjang eksisting 400 meter dengan lebar 5,5 meter.

“Rencana kontruksi jalan beton. Dimana Segmen 1 Jalan Rawa Buntu panjang 1.350 meter dengan pelebaran 8-15 meter dan Segmen 2 Jalan Buaran panjang 400 meter dengan pelebarann 2,5 meter,” ujarnya.

Aries memaparkan pada segmen 1 Jalan Rawa Buntu nantinya akan dibuat enam lajur. Enam lajur ini nantinya dibagi tiga lajur kanan dan tiga lajur kiri, dilengkapi dengan utilitas.

Meski begitu, Aries mengaku, ada kendala yang dihadapi DPU Kota Tangsel di lapangan. Yakni masalah pembebasan lahan.

Ada tujuh lokasi yang belum bebas, yakni Upnormal, TB Agung, SPBU BP (british petroleum), rumah makan Gabus Pucung, Kios Terpal dan bengkel motor/tambal ban/ganti oli motor (samping RM Ayam Kremes Bu Condro) serta Bebek Kaleyo.

“Kita berharap pekerjaan akan selesai tepat waktu, 142 hari kalender. Untuk enam titik lahan yang belum dibebaskan, segera selesai. Selanjutnya dapat mengurai kemacetan yang terjadi di ruas jalan ini,” ungkapnya.

Masih dipaparkan Aries, untuk menfasilitasi pejalan kaki dan menyediakan ruang publik bagi masyarakat, DPU Kota Tangsel juga melakukan pembangunan pedestrian di Jalan Buaran-Rawa Buntu-Kencana Raya. Totalnya sepanjang 2,8 Kilometer kanan dan kiri jalan.

“Nantinya, saluran air akan didesain tertutup dibawah pedestrian dengan kontruksi saluran precast dan pedestrian concrete stamp atau beton pola.”

Kabar6.com
Pelebaran akses ruas Jalan Bhayangkara, Kecamatan Serpong Utara.(hms-ts)

Sementara untuk ruas Jalan Bhayangkara, Aries mengatakan bakal dilakukan pelebaran. Saat ini jalan penghubung wilayah Alam Sutera, Bintaro dan wilayah Ciledug ini masih satu lajur tiap arahnya. Rencananya, ruas jalan yang melintasi Pusat Pendidikan Lalu Lintas (Pusdiklantas) Polri ini bakal dibuat 2 arah, 1 arah terdapat 2 lajur.

“Volume lalulintas di Jalan Bhayangkara ini sangat tinggi dan menimbulkan kemacetan. Sehingga pelebaran jalan mutlak diperlukan. September ini mulai dikerjakan,” jelasnya.

Aries menambahkan kondisi eksisting ruas jalan, memiliki lebar 6 meter dengan panjang 1,4 kilometer.

**Baca juga: Buntut Kasus Perusakan, BKPP Tangsel Tunda Kenaikan Pangkat pada Lurah Saidun.

“Dari lebar eksisting 6 meter dilebarkan 6,5 meter menjadi 12,5 meter, pelebaran jalan tersebut akan dibangun sepanjang 400 meter dari mesjid alam sutra hingga Pusdiklat Polri. Dengan 2 arah, 1 arah ada 2 lajur. Untuk kontruksinya nanti akan dibetonisasi,” terangnya.(ADV)

Berita Terbaru