oleh

Pemerintah Tiongkok Berikan Bantuan Finansial untuk Pasangan yang Punya Anak

Kabar6-Meskipun pernah menerapkan pembatasan jumlah anak, pemerintah Tiongkok kini sedang merencanakan program yang ditujukan untuk memberikan dukungan finansial bagi pasangan yang mau memiliki anak lebih banyak.
Hal ini disebabkan oleh keberhasilan program satu anak yang telah berlaku beberapa tahun belakangan yang ternyata memberikan dampak kurang baik bagi perekonomian negeri tersebut. Melansir Nextshark, lantaran program satu anak berhasil, Tiongkok kini justru mengalami penurunan jumlah generasi muda dengan signifikan. Hal ini dikhawatirkan akan mempengaruhi jumlah angkatan kerja di masa depan.

Karena itulah untuk mengantisipasi hal ini, China’s National Health Commission kini sedang merumuskan sebuah aturan yang diharapkan bisa menurunkan biaya memiliki anak bagi keluarga di Tiongkok. Cara yang dilakukan adalah dengan memberikan bantuan finansial sesuai dengan seberapa banyak anak yang dimiliki.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 2015 lalu, dihasilkan fakta bahwa peraturan program satu anak di Tiongkok memicu penurunan jumlah generasi muda dengan drastis. Kini, Tiongkok pun mengembalikan program dua anak demi kembali menyeimbangkan jumlah generasi muda di masa depan, namun diharapkan para keluarga juga menambah anaknya dengan lebih banyak.

Menurut laporan dari National Bureau of Statistics, didapat fakta bahwa jumlah kelahiran di Tiongkok menurun drastis hingga 3,5 persen atau sekira 17,2 juta kelahiran. Para orangtua di sana mengikuti program satu anak karena berpikir jika memiliki anak lebih banyak akan membebani perekonomian mereka. ** Baca juga: Konsumsi Delima Sebabkan Wanita Ini Derita Hepatitis

Padahal, jika sampai jumlah anak atau generasi muda berkurang, maka jumlah angkatan kerja di masa depan juga menurun sehingga akan mempengaruhi perekonomian salah satu negara raksasa di dunia ini.(ilj/bbs)

Berita Terbaru