oleh

Pemerintah Rusia Berikan Bantuan pada Para Tentara untuk Bekukan Sperma Gratis Agar Punya Keturunan

Kabar6-Ketua Persatuan Pengacara Rusia, Igor Trunov, mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan Rusia telah menanggapi dan bersedia memberikan bantuan anggaran bagi tentara yang ingin melakukan prosedur pembekuan sperma (sperm banking).

Ya, melansir Fortune, pemerintah Rusia memberikan kesempatan kepada warga pria di Negeri Beruang Merah yang direkrut dalam mobilisasi militer, untuk melakukan pembekuan sperma secara gratis. Hak ini diberikan agar para tentara yang bertugas masih bisa memiliki keturunan, meski nantinya meninggal dunia dalam perang.

“(Kementerian Kesehatan) menentukan kemungkinan dukungan keuangan dari anggaran federal untuk konservasi gratis dan penyimpanan sel sperma (spermatozoa) untuk warga yang dimobilisasi untuk berpartisipasi dalam operasi militer khusus untuk 2022-2024,” terang Trunov. ** Baca juga: Gigit Stopkontak, Buaya Jantan di Kebun Binatang AS Tewas Seketika

Proses pembekuan sperma ini akan dilakukan di cryobank. Nantinya, sel sperma dari para pria itu akan diawetkan dengan suhu udara rendah agar bisa digunakan di masa depan. Meski begitu, pihak keluarga dari para tentara diperbolehkan untuk menggunakan sperma itu kapan saja secara gratis, sesuai dengan ketentuan dari asuransi kesehatan.

Permintaan pembekuan sperma diketahui mulai meningkat sejak Oktober 2022, saat Presiden Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer parsialnya ke Ukraina. Selain itu, meningkatnya permintaan ini juga dipicu kekhawatiran pihak keluarga jika suaminya meninggal dunia saat bertugas. Jika itu terjadi, mereka tidak dapat memiliki anak.

“Dulu, orang yang memiliki penyakit kronis yang menjadi peminat utama prosedur ini. Tetapi, sekarang pria-pria sehat membekukan sperma mereka,” kata Steve Rosenberg, jurnalis BBC. “Jika terjadi sesuatu pada mereka, tetap mereka dapat memiliki kemungkinan untuk menjadi ayah.” (ilj/bbs)

Print Friendly, PDF & Email