oleh

Pemerintah India Menahan Seekor Merpati yang Diduga Mata-mata

Kabar6-Seekor burung merpati milik pria asal Pakistan ditahan oleh pemerintah India karena dicurigai sebagai mata-mata. Pemilik merpati bernama Habibullah pun mendesak Perdana Menteri India, Narendra Modi, untuk mengembalikan burung peliharannya tersebut.

Bagaimana kisahnya? Saat itu, melansir Standart, Habibullah sengaja menerbangkan merpati untuk merayakan festival Idul Fitri beberapa waktu lalu. Burung tersebut kemudian terbang hingga perbatasan internasional Kashmir yang dikelola India, dan ditangkap oleh warga setempat, sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.

Menurut petugas polisi, merpati itu memakai cincin bertulisakn kode di salah satu kakinya. Kode tersebut saat ini sedang dipecahkan oleh kepolisian. Namun Habibullah mengatakan, kode tersebut sebenarnya merupakan nomor ponsel miliknya.

Disebutkan Habibullah, burung merpati miliknya merupakan simbol perdamaian dan India harus ‘menahan diri untuk mengorbankan burung-burung yang tidak berdosa’.

Diketahui, ini bukan pertama kalinya pemerintah India menangkap merpati yang terbang dari Pakistan dan disinyalir sebagai ancaman. Sebelumnya pada Mei 2015, seekor merpati putih ditangkap setelah hinggap di desa dekat perbatasan. Kemudian pada Oktober 2016, India juga menahan merpati dengan tuduhan mengancam perdana menteri India.

Wilayah Kashmir yang diklaim oleh Pakistan dan India disebutkan kerap menjadi tempat baku tembak antara pasukan militer dua negara yang telah bersitegang sejak 1971 tersebut. ** Baca juga: Seorang Pria di India Terpaksa Lakukan Karantina dalam Mobil Karena Ditolak Warga Kampung

Mungkin saja gerak-gerik merpati itu mencurigakan bak seorang musuh.(ilj/bbs)

Berita Terbaru