oleh

Pembakaran Rumah Pisangan Ciputat, Pelaku: Ingin Beri Peringatan

Kabar6- Sutanto (ST) pelaku pembakaran rumah di Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan mengaku menyesal setelah mengetahui aksi yang dilakukannya itu menimbulkan korban.

Tiga orang mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan di rumah sakit di Tangerang Selatan.

Ketiganya adalah adalah HM, NS dan KW yang sekarang masih dirawat di Rumah Sakit di Tangsel. KW menjadi korban paling parah karena luka bakar yang dialaminya mencapai 80 persen. Hampir di sekujur tubuhnya.

Sutanto mengaku tindakan itu hanya untuk memberikan peringatan atas kemarahan dirinya akibat cintanya bertepuk sebelah tangan.

“Sejak saya tau anaknya yang menjadi korban saya menyesal,” ujarnya saat memberi pengakuan di Mapolsek Ciputat, Kota Tangsel, Jumat (7/8/2020).

ST menuturkan, dirinya sama sekali tak memiliki rencana untuk menghabisi keluarga Sumarni, hanya semata berniat memberi peringatan dikarenakan cintanya dibiarkan menggantung.

“Rencana membunuh gak ada, rencana membakar ada, tapi rencana melukai orang lain gak ada, cuma memberi peringatan saja,” ungkapnya.

ST menjelaskan, pembakaran rumah itu menggunakan ikatan korek api, obat nyamuk dan bensin sebanyak 8 liter. Setelah melakukan pembakaran, dirinya meninggalkan lokasi.

**Baca juga: Ini pengakuaan Pelaku Pembakaran Rumah di Pisangan Ciputat.

“Saya enggak ngumpet abis ngebakar, langsung narik ojek online,” paparnya.

Aksi pembakaran ini dilakukan lantaran dirinya kesal terhadap Sumarni yang belakangan sering menghilang. Padahal, kata dia sebelumnya Sumarni memberikan harapan.

“Kalau cuma peringatannya lama, kalau niatnya ya terakhir ini, karena udah gak digubris, WA gak digubris, telpon gak diangkat. Sering WA ke SM,” tutupnya.(eka)

Berita Terbaru