oleh

Peledakan Bahan Baku Semen Cemindo Gemilang Rusak Rumah Warga di Lebak

Kabar6-Aktivitas peledakan (Blasting) bahan baku semen Merah Putih yang diproduksi PT Cemindo Gemilang membuat warga Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak khawatir.

Getaran ledakan mengakibatkan tidak sedikit rumah warga yang tak jauh dari lokasi mengalami kerusakan.

“Sejak mulai beroperasi saja. Memang tidak sekaligus, retaknya sedikit demi sedikit sampai semakin parah,” tutur Marto salah seorang warga kepada Kabar6.com, Jum’at (13/12/2019).

Rumah-rumah warga yang rusak akibat aktivitas tersebut kata Marto tak hanya di satu kampung, melainkan di beberapa kampung.

“Kampung Darmasari, Kampung Neglasari, dan Kampung Sukarasa. Didiemin kok malah perusahaan enggak ada pengertiannya. Udah parah, blasting sudah enggak pakai aturan. Perusahaan seenaknya saja,” cetus Marto.

Terkait dengan CSR, Marto mengaku, sejak pabrik beroperasi hanya menerima dua sak semen ukuran 40 Kg. Bahkan kata dia, ada warga yang rumahnya terdampak belum sama sekali mendapatkan bantuan apapun.

“Ya cuma dua sak itu saja dari pabrik mulai beroperasi. Sekitar 2015-2016 lah mulai produksinya,” katanya.

Marto kecewa lantaran tidak pernah ada dari bagian CSR perusahaan yang mengecek langsung bagaiamana kondisi kerusakan rumah warga akibat aktivitas tersebut.

**Baca juga: Kumala Sukabumi Galang Dana Bantu Korban Longsor Lebak.

“Harusnya CSR meninjau dong, lihat gimana kondisi rumah. Bantuan juga enggak jelas, ada yang dapat ada juga yang sama sekali enggak dapat,” sebut Marto.

Manajer CSR Cemindo Gemilang Ari Wahyu saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan, pihaknya akan mengkroscek terlebih dahulu.

“Nanti coba kita cek and ricek ya. Saya coba klarifikasi juga dengan bagian-bagian lain,” singkat Ari.(Nda)

Berita Terbaru