oleh

Pelantikan Pejabat di Tangsel Ricuh

Kemal Mustofa, ASN yang bikin onar.(yud)

Kabar6-Akhir dari prosesi pelantikan terhadap 160 orang pejabat eselon III di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sempat diwarnai kericuhan.

‎Seorang pejabat yang diduga kesal karena posisi jabatannya tidak “dilirik” mencoba bikin onar hingga memancing emosi sejumlah orang, termasuk atasannya.

Prilaku tidak patut Aparatur Sipil Negara (ASN) itu sedianya d‎iperlihatkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPB), Kemal Mustafa.

‎Insiden terjadi tak lama setelah prosesi penyematan lencana, dan ucapan sambutan dari Walikota Airin Rachmi Diany dan Wakil Walikota Benyamin Davnie, usai.

Saat itu, banyak orang berkerumun di luar ruangan Aula Balaikota Tangsel, tepatnya depan lift, temrasuk ada Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie.

Namun, saat sejumlah awak media hendak mewawancarai Benyamin Davnie, tiba-tiba saja Mustapa membanting satu bundel “Tabloid Ciduk” diatas meja.

“Hai wartawan, baca tuh wartawan. Ambil-ambil,” teriak Kemal membanting di meja,” katanya, Selasa (10/1/2017).

Ketika itu, awak media langsung bubar dan Benyamin masuk ke lift. Namun, di dalam lift Kemal masih bicara bernada keras. “Baca tuh baca tuh,” ketusnya.

Tiba-tiba, Benyamin keluar sambil mendorong Kemal sehingga kericuhan semakin memanas.

Sementara, kabar6.com‎ yang sempat mencoba meminta klarifikasi kepada Kemal terkait motifnya melempar tabloid tersebut, namun tidak direspon. Sebaliknya, tanpa berkata Kemal menunjukkan wajah emosi dan mata melotot.

Achmad Sofyan, staf Bagian Humas dan Protokol sedianya juga sempat terpancing emosi dan membentak Kemal. Bahkan, orang-orang meminta agar Kemal diseret keluar lift.

“Tarik keluar itu orangnya, tarik keluar,” sergah sejumlah orang bernada emosi.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Muhamad kemudian datang menghampiri dan meredam emosi sejumlah orang yang berdiri di depan lift.**Baca juga: Gadis PL Karaoke Balaraja Diduga Diculik.

‎”Sudah, sudah, jangan diributin. Orangnya sudah tidak ada,” ujar Muhamad.**Baca juga: 160 Pejabat Eselon III Pemkot Tangsel Dilantik.

Di lokasi sama, Benyamin menegaskan akan segera memanggil Kemal. Ia menilai emosi itu bagian dari rotasi. “Kita akan panggil yang bersangkutan. Soal jabatan harus terima mau ditempatkan dimana. Jabatan kan amanah,” tegas Benyamin‎.(cep/yud)

Berita Terbaru