oleh

Pelaku Pembunuhan Misterius, Istri Korban Bertemu Dalam Mimpi

Kabar6-Kasus pembunuhan yang menimpa Nurdin Salam alias Udin (47) warga Pamulang, Kota Tangsel,  hingga kini masih misterius. Aparat kepolisian kesulitan mengungkap serta menangkap pelaku dan keluarga korban berharap kasus ini bisa diungkap.

“Iya. Malu kita sampai sekarang belum tertangkap siapa pelakunya,” ungkap Kapolsek Metro Pamulang, Kompol Muhammad Nasir, ketika ditemui Kabar6.com di kantornya, kemarin malam.

Nasir menjelaskan, pihaknya telah berupaya untuk menangkap pelaku dan membongkar motif penyebab tewasnya Udin. Berbagai keterangan dari saksi mata, keluarga korban dan pihak yang dicurigai sebagai pelaku telah dimintai keterangan.

Namun, kata Nasir, pihaknya tidak menemukan alat bukti kuat untuk menjerat terduga pelaku pembunuhan. Meski berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) para saksi yang dimintai keterangan oleh pihaknya telah menumpuk.

“Tapi kita akan terus kejar pelaku,” ujar perwira asal kesatuan Lalu Lintas Polri ini.
Ditempat terpisah, Danang Andriansyah, rekan sekaligus tetangga almarhum membenarkan bila keluarga Udin berharap polisi dapat secepatnya menangkap pelaku. Usai terbunuhnya Udin, istri korban sempat diberikan isyarat melalui mimpi.

“Kampak yang digunakan untuk membunuh masih ada disekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara). Korban kasih tau ke istrinya dalam mimpi bahwa pelaku orang yang dikenalnya,” terang Danang.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria menggegerkan warga di kampung Parakan RT 02/09 Kelurahan Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Sabtu  (25/08/2012) lalu. Pria yang diketahui berprofesi sebagai tukang ojek sepeda motor dan supir antar-jemput anak sekolah ini telah menjadi korban pembunuhan.

Berdasarkan identitas milik korban diketahui tinggal tak jauh dari TKP, yakni di jalan Arjuna Kampung Parakan Kelurahan Pondok Benda RT 02/08 Kecamatan Pamulang. Pria malang  ini mengalami luka sobek dibagian kepala belakang dan atas.

Satu unit sepeda motor Honda Supra X warna Hitam Nopol B 6995 NAX hilang dibawa kabur pelaku. Tapi, ponsel dan dompet berisi uang tunai Rp 600 ribu dan kunci mobil yang biasa digunakan untuk menjemput anak-anak sekolah masih ada di saku korban. (yud)

 

Berita Terbaru