oleh

Pekan Olahraga Tangsel, Dispora Larang Gunakan Atlet Pinjaman

Kabar6-Pekan Olahraga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang diikuti tujuh kecamatan digelar hari ini, Senin (19/11/2012). Sebanyak 870 atlet cabang olahraga saling bersaing memberikan hasil terbaik untuk membawa  wilayahnya menjadi juara umum.

“Kita ingin menjadikan ajang ini sebagai pembinaan atlet-atlet Tangsel untuk mengharumkan nama Tangsel di tingkat kota, bahkan hingga ke provinsi, nasional dan internasional,” ungkap Asisten Daerah II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Tangerang Selatan, Ahadi, ketika secara resmi membuka kompetisi tersebut di Yon Arhanud RI Kostrad, Serpong, Senin (19/11/2012).

Kompetisi ini dijadwal bakal berakhir pada 22 November 2012 mendatang dan akan mempertandingkan 12 cabang olahraga, antara lain, sepak Bola,  bola volley, basket, bulutangkis, tenis meja, pencak silat, karate, taekwondo, billyar, catur, renang dan atletik.

Para atlet yang bertanding di masing-masing cabang olahraga berasal dari sekolah negeri dan swasta di Kota Tangerang Selatan.

Ditempat sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olaraga Kota Tangerang Selatan, Chaerudin, meminta agar peserta Porkot 2012 harus warga asli di wilayahnya masing-masing. Bukan atlet hasil “membeli” atau mengambil dari wilayah luar.

“Atlet yang ditampilkan harus benar-benar warga Kota Tangsel, bukan menyewa, membeli atau meminjam dari daerah lain,” pesannya.

Mantan Camat Serpong ini menambahkan, dirinya meminta para pimpinan di setiap wilayah untuk tidak membatasi atlet yang mewakili Kota Tangerang Selatan pada ajang olahraga tahunan tersebut.

Upaya itu bertujuan untuk meningkatkan spirit dan daya juang yang lebih kompetitif bagi atlet muda lainnya.

“Pergelaran Porkot merupakan pembuktian atlet asal Kota Tangsel. Bukan dari luar daerah, Porkot tahun ini harus harus bersih dari keterlibatan atlet luar,” tegasnya.

Menurutnya jika terbukti atlet membela kecamatan yang bukan domisilinya, itu berarti melanggar ketentuan dan sanksi tegas pun akan diberlakukan.

“Kalau dinyatakan terbukti atlet dari luar kota tangsel, akan kita keluarkan atau diskualifikasi yang bersangkutan,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator kontingen kecamatan Serpong, Muhammad Acep, mengutarakan bila wilayahnya sejak jauh hari sudah menyiapkan atlet terbaiknya untuk mampu bersaing.

Atlet yang diturunkan oleh kecamatan Serpong sebanyak 156 atlet, 33 oficial dan pelatih.

“Tadi kita sudah berikan arahan kepada seluruh atlet, untuk mempersiapkan diri untuk mencapai target juara umum,” utara Acep dengan nada optimis.

Ia menjelaskan, untuk meraih gelar juara umum tersebut kontingen kecamatan Serpong telah menyiapkan cabang olahraga unggulan. Diantaranya, taekwondo, catur, karate, silat, renang, billyard dan basket.

“Dari cabang-cabang olahraga tersebut kita targetkan bisa meraih emas karena banyak atlet potensial ada di Serpong,” ujar Acep.(yud)

 

Berita Terbaru