oleh

Peduli Gempa Cianjur, Mahasiswa UEU Tangerang Kumpulkan Donasi Lewat Konser Musik

Kabar6- Mahasiswa Universitas Esa Unggul (UEU) Kampus Tangerang menggelar konser musik amal peduli gempa Cianjur, Rabu (30/11/2022).

Aksi kemanusiaan yang digelar di lobby utama Kampus yang terletak di Jalan CitraRaya Boulevard, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, rencananya akan berlangsung selama tiga hari dari 30 November- 02 Desember 2022.

Direktur Universitas Esa Unggul Kampus Tangerang Dihin Septiyanto mengatakan, Konser peduli bencana gempa Cianjur memang sengaja dilakukan di kawasan kampus guna mengetuk hati mahasiswa agar memiliki rasa kepedulian terhadap sesama yang tengah tertimpa musibah.

Dalam kegiatan itu pihak panitia berhasil mengumpulkan donasi berupa uang tunai sebesar Rp5.789.000 dan beras sebanyak dua karung.

“Alhamdulillah, kegiatan konser amal peduli gempa Cianjur berjalan lancar sesuai rencana. Dan kami berhasil mengumpulkan uang tunai sebesar Rp5 jutaan lebih dan ada juga dalam bentuk beras sebanyak 2 karung,” ungkap Dihin, kepada Kabar6.com, petang tadi.

Dihin menuturkan, pihaknya berharap dalam waktu tiga hari kedepan partisipasi atau donasi dari mahasiswa terus bertambah, sehingga hasilnya dapat dinikmati secara maksimal serta bisa meringankan beban mereka.

“Yuk teman- teman, kita ringankan sedikit beban saudara- saudara kita yang terkena musibah. Salurkan donasi dan bantuanmu dalam bentuk uang atau pakaian layak pakai dan bahan makanan. Partisipasi kita sangatlah berarti, bukan seberapa banyak kita berdonasi, melainkan seberapa tulus kita berempati,” ujarnya.

Diinformasikan, gempa bumi bermagnitudo 5,6 yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan sekitarnya pada Senin (21/11/2022) silam, meluluhlantakkan ribuan rumah dan bangunan di daerah itu.

Tak hanya kerugian materi, gempa Cianjur ini juga merenggut ratusan nyawa warga setempat.

Hingga Rabu (30/11/2022) sore, jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa tersebut mencapai 328 jiwa.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNP) tercatat ada sekitar 12 orang masih belum ditemukan dan korban luka masih berjumlah 595 orang.

**Baca juga: Sekda Terima Satyalencana Karya Satya 30 Tahun dari Presiden RI

Tak hanya itu, ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal diketahui masih mengungsi di tenda- tenda darurat dengan kondisi seadanya.

“Hari ini ada penambahan penemuan pencarian yaitu didapatkan satu orang sehingga yang meninggal dunia bertambah menjadi 328 jiwa,” ujar Herman dalam konferensi pers seperti dilihat di akun YouTube BNPB Indonesia.(Tim K6)

Print Friendly, PDF & Email