oleh

Pasutri India Dapat Denda Rp9,4 Juta Karena Kendarai Mobil di Bukit Pasir ‘Sensitif’

Kabar6-Pasangan suami istri (pasutri) dari Kota Jaipur, India, harus membayar senda sebesar sekira Rp9,4 juta karena mengendarai mobil SUV di bukit pasir yang sensitif secara ekologis di Lembah Nubra di India utara.

Pasutri yang tak disebutkan namanya itu memang tengah berlibur di Ladakh. Melansir Indiatimes, polisi menemukan mereka saat sedang mengemudi di atas bukit pasir di Hunder, sebuah desa yang indah di distrik Leh yang terkenal dengan pemandangan gurunnya yang dingin. Pasutri tadi dikenai karena ‘melanggar perintah larangan’.

“Polisi distrik Leh meminta wisatawan untuk tidak bermain di bukit pasir karena Anda merusak pemandangan alam,” demikian unggahan polisi dalam laman Facebook. ** Baca juga: Rayakan Kelulusan, Siswa Ukraina Berfoto Pakai Gaun Merah di Reruntuhan Sekolah yang Hancur Akibat Serangan Rusia

Banyak warganet yang memuji polisi Leh karena mengambil tindakan cepat terhadap pasangan itu. “Sangat bangga dengan Polisi Distrik kami Leh…Tolong jaga kebersihan pegunungan/lanskap dan ingin melihat lebih banyak peraturan lalu lintas yang ketat seperti itu!” tulis seorang netizen. “Angkat topi, Polisi Ladakh,” komentar warganet lainnya.

Diketahui, wilayah Ladakh yang dikelola secara federal adalah wilayah yang sangat indah namun jarang penduduknya, dengan pemandangan alam yang masih asli dan pegunungan yang menjulang tinggi. Tempat ini populer di kalangan wisatawan yang memadati wilayah ini selama bulan-bulan musim panas Mei dan Juni.

Namun para ahli mengatakan, jumlah wisatawan yang tidak terkendali telah merusak keindahan kawasan yang sensitif secara ekologis itu. Pada April lalu, sebuah video yang menunjukkan dua pria mengendarai Audi mereka melalui perairan Danau Pangong menjadi viral di media sosial telah memicu kemarahan.

Video itu menunjukkan orang-orang berteriak dari atap mobil dengan alkohol dan botol air serta bungkusan keripik yang berserakan di tepi sungai.(ilj/bbs)