oleh

Pascagempa, Aktivitas Warga Pesisir Lebak Berjalan Normal

Kabar6-Aktivitas warga di pesisir pantai Kabupaten Lebak tetap berjalan normal pascagempa bermagnitudo 6,6 berpusat di Sumur, Pandeglang juga mengguncang Kabupaten Lebak.

“Sudah normal lagi, masyarakat juga beraktivitas seperti biasa. Saat terjadi gempa juga tidak ada yang sampai mengungsi karena memang tidak ada peringatan tsunami,” tutur Erwin Komara Sukma salah seorang warga Bayah kepada Kabar6.com, Sabtu (15/1/2022).

Kata Erwin, meski terjadi gempa susulan beberapa kali, namun getarannya jauh lebih kecil dibandingkan kemarin.

“Ada beberapa kali gempa susulan, tapi enggak semua terasa getarannya, rumah juga cuma retak-retak kecil. Mudah-mudahan enggak ada gempa besar lagi kayak kemarin,” harap Erwin.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak per Sabtu (15/2/2022) pukul 10.00 WIB, ada sebanyak 123 rumah, 5 sekolah, 2 fasilitas ibadah dan 1 kantor desa rusak.

“Total keseluruhan 33 desa di 15 kecamatan yang terdampak, dan ada dua orang warga yang mengalami luka ringan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama dalam keterangan tertulis.

**Baca juga: Update Dampak Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Lebak: 123 Rumah, 5 Sekolah dan 2 Fasilitas Ibadah Rusak

Lima belas kecamatan yang terdampak gempa yakni, Cibadak, Gunungkencana, Cijaku, Wanasalam, Cihara, Malingping, Banjarsari, Sobang, Cirinten, Rangkasbitung, Cikulur, Bayah, Lebakgedong, Leuwidamar, dan Cigemblong.

“Bangunan rumah terdampak paling banyak di Kecamatan Malingping sebanyak 43 unit dengan kategori kerusakan ringan dan sedang,” sebut Febby.(Nda)

Berita Terbaru