oleh

Pascabentrok, Pemkot Tangerang Diminta Revitalisasi Managemen Pasar

Kabar6-Bentrok berdarah yang terjadi di Pasar Induk Tanah Tinggi (PITT) Kota Tangerang, beberapa waktu lalu, kiranya menimbulkan keprihatinan banyak pihak, terlebih peristiwa yang terjadi telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Atas kejadian itu, Anggota DPRD Kota Tangerang dari Partai Nasdem H Minarto, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang segera melakukan revitalisasi managemen seluruh pasar di wilayah tersebut, baik yang dikelola oleh Perusahan Daerah (PD) maupun swasta.

“Banyak masalah yang memprihatinkan, dari terjadinya kasus kebakaran Pasar Anyar, belum tertatanya pasar tradisional secara baik dan terakhir bentrok aksi premanisme di Pasar Lama dengan dalih perebutan lahan parkir yang berujung hilangnya nyawa,” kata H Minarto, Kamis (18/9/2014).

Persoalan tersebut, jelas Minarto, mengindikasikan bahwa masih lemahnya pengelolaan pasar-pasar di Kota Tangerang. Dia juga tidak menampik jika pasar kerap dikuasai kelompok-kelompok tertentu untuk mendapat uang.

Hal ini juga kerap menimbulkan gesekan antar kelompok yang ingin berebut uang keamanan atau parkir. “Jadi sebaiknya, orang-orang ini diberi pembinaan agar bisa diberdayakan secara profesional. Jadi mereka tidak lagi berkelahi antar kelompok berebut uang keamanan atau parkir,” tukasnya.

Dengan demikian, tambah Minarto, pihaknya akan segera mendorong kepada pemerintah setempat untuk segera melalukan perbaikan-perbaikan pada sisi tata kelola manjemen pasar.

Sementara, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah melalui Kabag Humas dan Protokel Achmad Sugiharto Bagja mengatakan, kedepan pihaknya menginginkan setiap kegiatan atau usaha di kota bertajuk akhlakul karimah ini, agar berkoordinasi dengan kepolisian, TNI serta melibatkan masyarakat setempat dalam rangka sama-sama menjaga kondusifitas di lingkungan.

“Walikota tidak ingin kesalahpahaman yang terjadi, semakin berkembang lebih luas lagi. Oleh karena itu, kami langsung berkoordinasi bersama aparat keamanan baik dari satuan kepolisian maupun TNI untuk tetap berjaga lokasi kejadian hingga situasi kembali kondusif dan aman untuk para pedagang serta masyarakat dalam melakukan aktivitasnya di Pasar Induk terbesar yang ada di Kota Tangerang,” ungkapnya. **Baca juga: Ini Opsi Warga & Polisi Kepada Pengelola PITT.

Walikota juga menambahkan, selama ini Kota Tangerang yang kondisinya relatif aman dan terjaga dengan baik jangan sampai dirusak oleh ulah oknum atau kelompok yang pada akhirnya mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat dalam  beraktifitas.(ges)

Berita Terbaru