oleh

Pascabanjir, Jalan Provinsi di Tangsel Rusak

Kabar6-Bencana banjir yang terjadi serentak di berbagai daerah belum lama ini, kiranya memberikan dampak buruk bagi kondisi infrastruktur jalan.

Selain kerusakan di ruas jalan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), kerusakan juga terjadi di ruas jalan yang statusnya milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Pantauan di sejumlah wilayah di Tangsel, kerusakan di antaranya terjadi di Jalan Siliwangi di Kecamatan Pamulang, Jalan Raya Serpong dan Jalan Raya Rawa Buntu di Kecamatan Serpong.

Di Jalan Raya Jombang, Jalan Raya Aria Putra dan Jalan Raya Otista di Kecamatan Ciputat. Selain itu, kerusakan juga terjadi di Jalan Pasar Jengkol di Kecamatan Setu.

Subur (37), warga Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, mengatakan
Jalan Raya Jombang saat ini kondisinya berlubang. Padahal, sebelum musim hujan jalan penghubung Kecamatan Ciputat dan Kecamatan Pondok Aren itu sudah diperbaiki.

“Sebelumnya bagus dan mulus. Tapi setelah hujan yang turun setiap hari, jalan akhirnya rusak lagi,” katanya, Selasa (28/1/2014).

Apalagi di dekat pintu perlintasan Stasiun Sudimara, kerusakan jalan dirasa cukup parah. “Kalau lewat pintu perlintasan kita harus hati-hati, karena agak sulit. Pasti macet di situ,” ujar Subur.

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel, Retno Prawati mengakui sejumlah ruas jalan di Kota Tangsel memang mengalami kerusakan pascabanjir.

“Untuk kerusakan jalan yang bukan di bawah kewenangan Pemkot Tangsel, kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan kerusakan jalan tersebut,” jelasnya.

Untuk jalan yang di bawah kewenangan Pemkot Tangsel, Retno menambahkan, kondisinya masih terbilang aman. Pasalnya, jalan strategis dan jalan kota yang ditangani Pemkot Tangsel, sebagian besar sudah dibetonisasi. **Baca juga: Ini Tiga Ruas Jalan di Tangsel Wajib Bebas PKL.

“Untuk Jalan Pasar Jengkol (Kecamatan Setu) memang kondisinya rusak. Jalan itu rencananya akan dilakukan peningkatan jalan pada tahun 2014 ini. Kita masih menunggu pengesahan APBD 2014 untuk memulai pekerjaannya,” tambah Retno.(yud)

 

Berita Terbaru