oleh

Pandemi Corona, Pelajar di Lebak Ujian di Kebun

Kabar6-Pandemi Corona mengharuskan pelajar melaksanakan kegiatan belajar dari rumah secara daring. Tentu saja, smartphone dan internet menjadi dua hal penting dalam menunjang aktivitas para pelajar sampai sekolah kembali normal.

Sayangnya, pelaksanaan belajar secara online tidak mudah dilaksanakan oleh pelajar di Kabupaten Lebak. Ada sejumlah kendala yang harus dihadapi mereka, salah satunya persoalan jaringan internet.

Kholid (17) salah seorang pelajar SMAN 1 Cibadak bahkan harus di kebun untuk mengikuti ujian online. Dia terpaksa karena di rumahnya di Kampung Pasir Eurih, Cibadak, kondisi internet tidak stabil.

“Di rumah enggak ada sinyal, jadi harus ke kebun biar bisa ujian,” kata Kholid, Sabtu (13/6/2020).

Selain itu, Kholid juga mulai mengeluhkan kuota internet yang harus selalu tersedia agar tidak ada materi dalam setiap mata pelajaran yang tertinggal.

”Harapannya Corona bisa cepat berakhir biar belajar bisa normal lagi, enggal harus sampai begini belum lagi harus beli kuota internet yang mahal,” harap Kholid.

**Baca juga: ASN Pemprov Banten Positif Corona, Pejabat di Lebak Isolasi Mandiri.

Selain persoalan belajar, jaringan internet yang buruk juga menjadi kendala dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dimulai pada bulan Mei. Terutama bagi sekolah yang jauh dari pusat kota.

“Secara umum PPDB SMA di Lebak berjalan lancar. Mayoritas sekolah menggunakan sistem online. Tapi ada beberapa sekolah yang menerapkan offline ketika terjadi gangguan internet,” kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (KCD Dikbud) Banten Wilayah Lebak, A. Sirojudin Alfarisy.(Nda)

Berita Terbaru