oleh

Pakujaya Cup ke-7 Dibuka, 64 Kesebelasan Perebutkan Hadiah Total Rp100 Juta

Kabar6-Pakujaya Cup ke-7 resmi dibuka dengan diikuti oleh 64 kesebelasan untuk memperebutkan hadiah uang total Rp100 Juta.

Pakujaya Cup merupakan turnamen tahunan yang digelar di Stadium Pakujaya, turnamen ini sempat vakum dikarenakan wabah Pandemi Covid-19 yang melanda bumi pertiwi.

Turnamen ini terakhir digelar pada tahun 2019 yang dijuarai oleh Denis FC, dimana juara bertahan ini main pertama dengan melawan tim debutan Bamboe FC.

Diantara tim-tim yang biasa tampil di ajang tarkam bergengsi itu, diantaranya adalah Denis FC sebagai juara bertahan, kemudian ada Diklat Pakujaya, Banteng FC, Domino FC, Bunga Mekar, Porgam, Serpong Legend, dan yang lainnya.

Penanggung jawab sekaligus penggagas Turnamen Pakujaya Cup, M Toha menerangkan, turnamen ke-7 dengan hadiah total Rp100 juta ini digelar dengan anggaran swadaya, tanpa memasukan proposal ke Lurah, maupun ke anggota dewan.

“Yang jelas Pemkot Tangsel mendukung saja udah alhamdulillah, saya diizinkan untuk menggulirkan turnamen aja udah seneng, karena sepakbola bukan nyari duit, tapi nyari kesenangan,” ujarnya kepada Kabar6.com di Lapangan Pakujaya, Serpong Utara, Minggu (22/5/2022).

Menurutnya, animo penonton pada hari ini sangat luar biasa, terlebih turnamen yang seharusnya sudah digelar 9 kali ini sempat vakum karena Pandemi Covid-19.

“Animo penonton ini rindu dengan hiburan sepakbola yang berada di Tangerang Selatan, sekaligus menghibur masyarakat yang sedang mendapatkan musibah kemarin. Sekarang musibah terlah berlalu, sekarang tinggal menghibur masyarakat dengan sepakbola,” terangnya.

Dalam menggelar turnamen ini, dirinya sebagai penanggung jawab bersama panitia berkoordinasi dengan keamanan yaitu Polres Tangsel, kesehatan yang bekerja sama dengan Puskesmas Pakualam, serta parkiran dan tiket yang diawasi, demi menjaga penonton agar tidak kecewa.

“Saya disini panitia mengarahkan agar lebih sopan dan santun lagi menjamu para penonton agar betah, karena resiko nya ini hadiah, kalau penonton sepi ya gimana,” jelasnya.

**Baca juga: Dukung Sepak Bola Nasional, Garuda dan LIB Kerjasama Layanan Penerbangan

Toha sebagai penggagas sangat bangga turnamen ini kembali tergelar, dengan panitia yang tergolong muda. Dirinya berharap agar turnamen ini aman dan terkendali hingga sang juara keluar.

“Semoga hujan juga jangan hujan sore, malem boleh. Kalau ada hujan tetap jalan, cuma kita kasian rumput, kalau kita main keadaan becek, secara otomatis penonton kecewa, pemain asal-asalan karena becek,” tutupnya.(eka)