oleh

Orang Dalam Pemantauan Corona di Lebak Bertambah

Kabar6-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, menyampaikan, warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) virus Corona jumlahnya bertambah.

Kabid Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Lebak dr Firman Rahmatullah, menyebut, dari sebelumnya 11 orang yang dipantau, saat ini jumlahnya bertambah menjadi 13 orang.

Sementara, terdapat 1 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di ruang isolasi RSUD dr Adjidarmo. Dua orang yang berstatus ODP juga sebelumnya menjalani isolasi hingga kondisinya dinyatakan membaik kemudian dipulangkan.

“Sampai saat ini jumlahnya 13 orang, mungkin akan bertambah karena pada saat ini ada 1 orang yang dalam pemantauan di rumah sakit,” kata Firman, Selasa (17/3/2020).

Selain baru kembali dari negara yang terjangkit virus Corona, warga yang berstatus ODP juga mereka yang sebelumnya sempat diisolasi di rumah sakit karena mengalami gejala batuk, flu, demam dan sesak nafas.

“Ada pemantauan di rumah dengan dia mengisolasi diri, artinya kalau mau kontak ke mana-mana harus menggunakan masker,” ujarnya.

“Lalu ada pemantauan di rumah sakit yang memang dengan mengisolasi, tapi setelah kondisinya normal tidak mengarah ke sana kita turunkan statusnya menjadi pemantauan di rumah,” papar Firman.

**Baca juga: 46 Kasus DBD di Lebak, Satu Bayi Meninggal Dunia.

Namun, tidak hanya warga yang datang dari negara terjangkit, pemantauan juga dilakukan terhadap warga yang datang dari daerah yang terjangkit virus Corona.

“Kami minta puskesmas dan masyarakat untuk menginformasikan jika ada warga yang datang dari luar Lebak. Karena bukan hanya yang baru datang dari luar negeri saja, tapi dari luar daerah pun kami pantau,” katanya.(Nda)

Berita Terbaru