oleh

NIK Sertifikat Vaksin Covid-19 Dipakai Orang Lain Akibat Human Error

Kabar6-Ranny Rulianty, 51 tahun, mengakui bahwa pihaknya salah menginput data warga yang divaksinasi Covid-19. Pemberian dosis vaksin secara massal itu melayani ribuan pegawai sebuah perusahaan sehingga salah Nomor Induk Kependudukan.

“Sekitar 3000-an peserta,” katanya ditemui di Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (12/8/2021).

Ia pastikan, proses administrasi peserta dilakukan oleh perusahaan pemohon vaksinasi massal. Masalah muncul ketika pelapor atas nama Yuni mengadu bahwa NIK miliknya sudah dipakai oleh orang lain.

Meski sudah ditawarkan sejumlah solusi, pelapor justru ingin datanya dihapus dari sistem vaksinasi yakni aplikasi Peduli Lindungi. “Jadi salah satu itu bisa terjadi, namanya human error (kesalahan manusia),” terang Ranny.

**Baca juga: Klinik Dokter Ranny Diteror Minta Uang Catut Kasatreskrim Tangsel

Ia mengakui berencana datangi kediaman pelapor. Ranny mengakui pihaknya sebagai penginput data ikut bertanggungjawab atas kesalahan tersebut.

Meski demikian, lanjutnya, Yuni tetap bersikeras agar namanya dihapus dalam catatan aplikasi Peduli Lindungi. “Cuma, dia tidak ada keinginan untuk divaksin oleh kami,” ujar Ranny.(yud)

Berita Terbaru