oleh

Ngerinya Hukuman Mati Di Sini

ilustrasiKabar6-Meskipun banyak menimbulkan pro dan kontra, beberapa negara di dunia masih menerapkan hukuman mati. Lazimnya hukuman mati dilakukan dengan menggantung si pesakitan atau lewat kursi listrik.

 

Namun di beberapa wilayah ada hukuman mati yang cukup menyeramkan. Berikut daftarnya:

 

1. Garrote

adalah nama alat yang dipakai utnuk menjalankan hukuman mati zaman dulu. Alat ini digunakan untuk mencekik leher seseorang hingga meninggal, termasuk juga mematahkan leher orang tersebut.

Garrote umumnya berbentuk kursi. Pesakitan akan duduk di situ, dan algojo akan berdiri dibelakangnya sambil mengencangkan besi yang akan menekan leher pesakitan tersebut.

Alat ini digunakan di Spanyol, dan pada 1978 mulai dilarang untuk digunakan. Andora adalah negara yang terakhir melarang penggunaan garrote, yaitu pada 1990.

 

2. Scaphism

Merupakan metode hukuman mati yang dilakukan oleh orang persia kuno. Caranya dengan menempatkan si pesakitan pada sebuah perahu atau balok kayu dengan muka menghadap ke atas.

Pesakitan tersebut dipaksa untuk minum usu dan madu hingga diare berat, sementara tubuhnya akan dilumuri madu sehingga menarik perhatian serangga datang ke orang itu.

Dalam keadaan tidak berdaya itu, pesakitan akan tetap mengambang di rawa. Lama kelamaan pesakitan itu akan mati karena banyaknya serangga yang berkembang biak dalam tubuhnya. Hukuman ini sengaja dirancang agar korban mengalami kematian yang lama dan menyakitkan.

 

3. Flaying

adalah proses pemisahan kulit dari dagingnya, alias pesakitan akan dikuliti hidup-hidup. Metode hukuman ini sering dilakukan pada zaman Asiria kurang lebih 20 SM – 15 SM.

 

4. Brazen Bull

Terkenal pada zaman Yunani Kuno. Merupakan alat penyiksaan yang berbentuk sebuah banteng, terbuat dari besi sepenuhnya. Brazen bull mempunyai pintu pada satu sisi. Pesakitan akan dimasukkan ke dalam brazen bull, dan api pun akan dinyalakan di bawah banteng. Alhasil, pesakitan akan mati terpanggang hidup-hidup.

 

5. Dra wing and Quartering

Hukuman mati ini sering dilakukan di Inggris pada abad pertengahan. Merupakan proses hukuman mati di mana pesakitanh akan digantung, dan kemudian tubuhnya di potong menjadi beberapa bagian.

Dra wing and Quartering diterapkan untuk pesakitan yang melakukan tindak kejahatan tinggi, yang dianggap lebih kejam dari pembunuhan dan kejahatan lainnya. Biasanya hukuman ini diberlakukan kepada penjahat laki-laki.

Proses hukuman dilakukan dengan menempatkan pesakitan pada tiang gantungan. Sesaat sebelum tewas, tubuh korban akan dibelah, dan dikebiri. Selanjutnya, isi perut korban akan dibakar. Setelah korban meninggal, tubuhnya akan dipisahkan menjadi 4-5 bagian. Biasanya bagian kepala akan dipajang di kota sebagai bentuk peringatan kepada orang-orang.(ilj)


**Baca juga: Siapa Sih Pemilik Tanda Tangan Mahal Di Dunia?

Berita Terbaru