oleh

Ngeri, Angka Bunuh Diri Tertinggi Ada di Negara Ini

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Bunuh diri dipilih sebagai cara untuk mengakhiri hidup, dan jalan keluar yang tepat bagi sebagian orang yang frustasi. Ada banyak faktor penyebab mengapa seseorang memilih mengakhiri hidupnya.

Faktor tersebut antara lain depresi, tekanan batin, putus cinta, merasa tidak berguna, dan lain sebagainya. Nah di beberapa negara, bunuh diri sudah menjadi hal yang menjamur. Akibatnya, angka bunuh diri menunjukkan angka tertinggi di dunia.

Negara mana sajakah itu? Berikut uraiannya, dikutip dari boombastis.com:

1. Guyana
Negara ini menempati urutan pertama sebagai salah satu negara dengan kasus bunuh diri paling banyak di dunia. Setiap 100.000 orang di guyana, sebanyak 44 orang di antaranya bunuh diri dengan cara yang mengerikan.

Rata-rata bunuh diri dilatarbelakangi karena depresi, kemiskinan, dan tidak merasa bahagia dengan hidup yang dijalaninya. Selain itu, beberapa hal terkait dengan perdukunan sangatlah kuat di Guyana. Banyak orang meninggal karena meyakini ajaran sesat itu.

Ada yang mengatakan dengan bunuh diri akan mendapatkan keberkahan. Ada pula yang mengatakan jika dengan bunuh diri bisa terjadi karena kepada dikendalikan oleh kekuatan gaib.

2. Jepang
Di Negeri Sakura ini, dalam setahun tercatat 25 ribu orang meninggal dunia akibat bunuh diri. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat jika kondisi ekonomi Jepang kian memburuk.

Orang-orang yang tak bisa hidup dengan baik akan berupaya mengakhiri hidupnya dengan sangat cepat. Bahkan ada dari mereka yang banyak melakukan hal ini bersama-sama.

Bunuh diri di Jepang sebenarnya sudah membudaya sejak zaman samurai. Kala itu banyak samurai yang melakukan seppuku karena kalah dalam perang. Pada zaman modern, di Jepang juga berdiri beberapa sekte aneh mewajibkan semua pengikutnya melakukan bunuh diri secara bersama-sama.

Terakhir ada juga hutan yang digunakan khusus untuk bunuh diri, yaitu Hutan Aokigahara. Hal-hal semacam ini membuat kasus bunuh diri di negeri ini kian memprihatinkan.

3. Korea Selatan
Tingginya angka bunuh diri di negeri ini terjadi akibat adanya tekanan yang sangat kuat dari masyarakat. Selain itu banyak orang yang terobsesi dengan dunia artis harus berakhir dengan mengerikan karena tak tahan dengan persaingan.

Selain itu, netizen di Korea Selatan juga sangat kejam. Mereka suka sekali menekan banyak orang hingga melakukan bunuh diri. Hal-hal semacam ini di Korea Selatan lama-lama dianggap biasa.

Bahkan bunuh diri dianggap sebagai salah satu solusi yang tak merepotkan untuk menyelesaikan semua masalah. Bunuh diri di Korea Selatan banyak dilakukan dengan gantung diri atau mengonsumsi racun.

4. Sri Lanka
Dalam setahun, tercatat 4.000 orang meninggal dunia karena bunuh diri. Hal itu sama artinya dengan dalam satu hari terdapat 11 orang bunuh diri.

Sejak perekonomian memburuk, di Sri Lanka terjadi peningkatan jumlah bunuh diri. Banyak orang miskin dan merasa tidak bisa melanjutkan hidupnya memilih bunuh diri daripada hidup dengan mengerikan.

Selain itu, Sri Lanka juga memiliki beberapa tradisi lokal yang menganggap bunuh diri adalah hal biasa. Negeri ini juga banyak memiliki kelompok penjahat dan geng yang membuat banyak sekali penduduk lokal tak tahan hidup dalam tekanan yang sangat kuat.

5. Nepal
Nepal mengalami darurat bunuh diri setelah mengalami bencana gempa Bumi sangat besar beberapa waktu lalu. Negeri ini hampir seluruhnya hancur hingga penduduk kehilangan rumah hingga pekerjaan.

Akibat gempa ini sebagian besar orang tidak bisa melanjutkan hidup dengan baik. Bahkan banyak dari mereka memilih mengakhiri hidup dengan cepat. Hidup sengsara dipandang tidak akan memberikan kebahagiaan.

Data dari Kepolisian Nepal menyebutkan jika ada 4.000 orang lebih yang melakukan bunuh diri pasca gempa Bumi. ** Baca juga: Luar Biasa, Dalam Waktu 30 Menit, Wanita Ini Lahirkan Lima Anak Kembar

Semoga di masa mendatang, angka bunuh diri semakin menurun.(ilj/bbs)

Berita Terbaru