oleh

Nama yang Membawa Kesialan Bagi Pemiliknya

IlustrasiKabar6-William Shakespeare, sastrawan terkenal dari Inggris pernah mengatakan, What’s in a name? Ya, apalah arti sebuah nama? Berbeda dengan yang dikatakan Shakespeare, di beberapa belahan negara terdapat keyakinan bahwa dalam setiap nama terselip doa orangtua.

 

 

Namun tampaknya kedua hal itu tidak berlaku dalam kasus ini. Bagaimana tidak, gara-gara menyandang nama yang tidak lazim, beberapa orang di sejumlah negara ini mengalami nasib yang kurang beruntung. Yuk simak kisah mereka seperti dilansir oleh oddee.com

 

1. Seorang pria asal Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, didakwa memiliki sejumlah narkotika dan barang-barang terlarang. Namun seorang hakim di pengadilan yang menangani kasus ini terkejut, setelah mengetahui nama pria tersebut. Nama yang tercantum pada surat izin mengemudi (SIM) adalah Edward Cocaine.

 

Edward mengatakan bahwa nenek moyangnya berasal dari Yunani dan menjadi imigran di Amerika. Mereka lalu mengubah nama keluarga menjadi Cocaine. Selanjutnya hakim pengadilan pun membebaskan Edward dari segala tuduhan tanpa jaminan.

 

2. Keluarga Leskiens yang tinggal di Kota Sydney, Australia, meminta kepada media agar tidak menyebut kelompok Negara Islam untuk Irak dan Syam dengan singkatan ISIS. Pasalnya, Isis adalah kependekan dari nama putri mereka kini berusia delapan tahun. Kedua orangtua Isis berharap agar orang-orang mengakhiri korelasi antara nama anaknya dan kelompok teroris itu.

 

3. Aida Alic, perempuan berusia 33 tahun asal Prancis, dilarang masuk ke Amerika Serikat lantaran namanya terdengar mirip Al-Qaidah. Petugas dari Swiss Airlines mengatakan dia ditolak masuk ke Amerika dan dipaksa membatalkan liburannya. Setelah kembali ke rumahnya di Chambery, Pegunungan Alpen, Prancis, perempuan itu pun mencari keterangan di internet dan menemukan namanya di paspor terbaca ‘Alic Aida’ atau terdengar seperti Al-Qaidah.

 

4. Akbar Zeb, seorang diplomat Pakistan ditolak menjadi duta besar Arab Saudi pada 2010. Usut punya usut, ternyata dalam bahasa Arab nama diplomat tersebut memiliki arti penis besar. Rupanya, pejabat Saudi merasa terganggu dengan nama diplomat itu.

 

5. God Gazarov, pria asal Brooklyn, New York, Amerika Serikat, mengajukan tuntutan hukum kepada agen kartu kredit Equifax karena menolak membetulkan sistem komputer mereka lantaran nama yang disandangnya memiliki arti Tuhan.

 

Gazarov mengatakan Equifax bahkan menyuruhnya mengganti nama untuk mengatasi masalah tersebut. Gazaraov sendiri berasal dari Rusia, dan nama itu didapatkan sesuai nama kakeknya.(ilj)

**Baca juga: Peraturan Seks Aneh Di Amerika Serikat.

Berita Terbaru